
Kendari, Datasultra.com – Pada Maret 2023 inflasi Year on Year (YoY) gabungan dua kota di Sulawesi Tenggara (Sultra) yakni Kendari dan Baubau mencapai 6,58 persen. Adapun komoditas penyumbang inflasi yakni bensin, beras, minyak goreng serta ikan kembung.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra, Agnes Widiastuti mengungkapkan, capaian inflasi karena terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,54 pada Maret 2022 menjadi 115, 69 di Maret 2023. Dimana, tingkat inflasi Moun to Moun (mtm) sebesar 0,51 persen dan inflasi year to date (ytd) -0,14 persen.
“Inflasi yoy terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran yakni kelompk transportasi 21,99 persen,” katanya, Selasa (4/4/2023).
Tidak itu saja, lanjut dia, ada pula kelompok pendidikan sebesar 8,00 persen, makanan, minuman dan tembakau capai 5,22 persen.
Kelompok perlengkapan rumah tangga 4,87 persen, kelompok peralatan pribadi dan lainnya sebesar 4,10 persen. Sementara kelompok kesehatan sebesar 1,48 persen.
Pada Maret 2023, seluruh kota IHK di wilayah pulau sulawesi yang berjumlah 13 kota mengalami inflasi yoy. Tertinggi terjadi di Kotamobagu sebesar 6,95 persen dengan IHK 117,55 dan terendah di Bulukumba sebesar 3,77 persen dengan IHK 114,68. (N1)





