
Kendari Datasultra.com – Mengawal arus mudik lebaran tahun 2023/1444 Hijriah, Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari menyiagakan 122 personel di titik rawan dan tempat wisata.
Memastikan kesiapan personel, KPP Kendari menggelar apel siaga SAR khusus lebaran bertempat di pelataran KPP Kendari, Jumat 14 April 2023. Apel siaga khusus lebaran diikuti seluruh personel.
Selain menyiagakan personel, KPP Kendari juga mempersiapkan sarana air dan darat serta sarana pendukung lainnya.
Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada 19-21 April 2023 sedangkan puncak arus balik gelombang pertama diperkirakan pada 24-25 April 2023, dan gelombang kedua pada 30 April-1 Mei 2023.
Dalam arahan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi yang dibacakan Pelaksana Tugas Kepala KPP Kendari Rudi menyampaikan agar mewaspadai titik-titik simpul kemacetan lalu-lintas, sebagai upaya deteksi dini jika terjadi kedaruratan luar biasa menimpa pemudik.
“Selain itu, menempatkan kapal atau alut air di lokasi-lokasi strategis di pelabuhan-pelabuhan penyeberangan,” terang Rudi.
Personel diharapkan dapat bekerja sama dengan otoritas pelabuhan aktif mensosialisasikan dan memonitor keselamatan penumpang kapal.
Di akhir sambutannya, Kabasarnas menekankan kepada seluruh personel untuk menjaga profesionalisme dan sinergitas yang baik dengan seluruh potensi SAR dalam melaksanakan siaga SAR khusus, serta utamakan kesehatan dan keselamatan
Diketahui, personel disiagakan di beberapa titik di Sulawesi Tenggara (Sultra) seperti di pelabuhan Nusantara Kendari, pelabuhan Wanci, pelabuhan Wawonii, pelabuhan Torobulu, pelabuhan Murhum, pelabuhan Raha, pelabuhan penyebrangan Kolaka-Bajoe.
Selain itu, di bandara Haluoleo, bandara Betoambari, bandara Matahora, tempat wisata Kendari, Kolaka, Baubau, Wakatobi, Luwu Timur, Konawe Utara dan Muna serta terminal angkutan darat.





