Asmawa Tosepu: Keberhasilan Pembangunan Didedikasikan Untuk Kesejahteraan Daerah

Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu. Didampingi oleh Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Kendari.
Listen to this article

Kendari, Datasultra.com – Kota Kendari saat ini telah berusia 192 tahun. Seiring berjalannya waktu, sudah banyak capaian yang telah ditorehkan oleh Pemkot bersama masyarakat dan seluruh Forkopimda.

Capaian tersebut diutarakan oleh Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu saat mengikuti rapat paripurna DPRD Kota Kendari dalam rangka memperingati HUT Kota Kendari ke-192 di Kantor DPRD Kota Kendari, Selasa 9 Mei 2023.

“Tapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Olehnya itu, seluruh keberhasilan dan capaian pembangunan didedikasikan untuk kesejahteraan, pertumbuhan dan kemajuan Kota Kendari,” ucapnya.

Kata dia, Pemkot dan masyarakat diharapkan bersinergi dan berkolaborasi dengan inovasi dan gagasan dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama bergerak mewujudkan Kota Kendari yang maju, mandiri, dan sejahtera. Serta pelayanan publik yang berkeadilan yang diberikan oleh aparatur sipil negara (ASN).

Seiring berkembangnya jaman, lanjut dia, Kota Kendari masih diperhadapkan dengan semisal masalah inflasi dan sosial. Namun terkait inflasi, Pemkot Kendari bakal memberikan kontribusi positif. Seperti, pemberian subsidi angkutan yang sumber dananya dari BTT, operasi pasar murah dan gerakan menanam.

Dengan langkah tersebut, sambung dia, sudah bisa berkontribusi untuk menurunkan angka inflasi. Tetapi hal yang tidak bisa dikendalikan oleh Pemkot Kendari adalah sektor transportasi udara, sebab semakin tinggi frekuensi jumlah warga yang datang ke Kendari dengan menggunakan transportasi udara tetapi tidak diimbangi dengan peningkatan jumlah penerbangan malahan terjadi pengurangan penerbangan.

“Pengurangan jumlah maskapai penerbangan yang masuk dan keluar kota Kendari, sehingga ini secara hukum ekonomi memang menyebabkan terjadinya peningkatan biaya dan itu sama sekali Pemerintah Kota tidak punya kewenangan atau kemampuan intervensi,” katanya.

Tetapi dengan upaya pemerintah pusat yang menurunkan harga biaya tiket penerbangan, bisa membuahkan hasil. Karena ini sudah menjadi kesepakatan atau arahan Mendagri pada rapat koordinasi penurunan angka inflasi baru baru ini.

Kemudian persoalan masalah sosial, tambah Asmawa, ini menjadi kerja bersama yang tidak harus dilakukan oleh pemerintah semata namun juga melibatkan masyarakat dan elemen lainnya untuk mengatasi masalah sosial.

“Mari sama-sama kita tuntaskan, baik itu kemiskinan, sunting, pengangguran, jadi butuh kerjasama dan kolaborasi semua stakeholder yang ada di kota kita ini,” tandasnya.(Rk)

Facebook Comments Box