PT Vale Perkuat Silaturahmi bersama Pemangku Kepentingan di Blok Pomalaa

Halal Bihalal PT.Vale Indonesia Tbk di Kab. Kolaka mengangkat tema "Mempererat Persaudaraan dan Menyelaraskan Tujuan di Bumi Mekongga, Kamis 11 Mei 2023. (Foto Humas PT. Vale Indonesia Tbk).
Listen to this article

Kolaka, Datasultra.com – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menggelar halal bihalal di Kabupaten Kolaka dengan mengangkat tema ‘Mempererat Persaudaraan dan Menyelaraskan Tujuan di Bumi Mekongga’.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Sutan Raja Kolaka pada Kamis 11 Mei 2023 itu untuk memperkuat silaturahmi bersama sejumlah pemangku kepentingan di Blok Pomalaa.

Sejumlah orang penting turut hadir dalam kegiatan halal bihalal tersebut. Diantaranya, CEO PT Vale Febriany Eddy, Director PT Vale Vinicius Mendes Ferreira, Project Director PT Vale IGP Pomalaa Muh Rifai, Bupati Kolaka Ahmad Safei, Raja/Bokeo Mekongga Khaerun Dahlan, Forkopimda Kolaka, serta para karyawan PT Vale di Blok Pomalaa.

Bupati Kolaka Ahmad Safei mengapresiasi PT Vale yang senantiasa hadir menyelenggarakan kegiatan positif.

Orang nomor satu di Bumi Mekongga ini berharap PT Vale dapat merealisasikan proyek Pomalaa demi mencapai tujuan bersama di Bumi Mekongga ini yaitu semakin maju, berkeadilan dan sejahtera.

“Kehadiran PT Vale ini harus kita sambut, investasinya luar biasa di Kolaka. PT Vale ini juga salah satu harapan masyarakat Kolaka sejak dulu, saya atas nama pribadi, pemerintah dan jajaran, serta masyarakat Kolaka menyampaikan minal aidin wal faizin kepada seluruh jajaran PT Vale, karena tentunya dalam perjalanan tentu ada dinamika didalamnya,” kata Safei.

Dalam kesempatan tersebut CEO PT Vale Febriany Eddy mengapresiasi seluruh tamu yang hadir, juga kepada Pemda Kolaka atas dukungannya selama ini. Tak lupa, Febriany mengucapkan mohon maaf lahir dan batin.

“Perjalanan kami di Bumi Mekongga pastilah ada kekurangan, ada ketidaksempurnaan. Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf jika ada hal yang kurang berkenan,” ucapnya.

Kata dia, kehadiran PT Vale di Bumi Mekongga bukan semata-mata untuk berinvestasi mencari keuntungan, melainkan juga untuk bersama-sama meningkatkan kualitas hidup dan membangun masa depan yang lebih baik.

“Kami berharap kehadiran PT Vale dapat memberikan dampak positif, untuk itu sebelum berinvestasi, program sosial sudah kita mulai yang nantinya bermuara pada penciptaan masyarakat yang mandiri pasca tambang,” ujarnya.

Febriany menjelaskan, suka tidak suka sumber daya alam nikel suatu saat akan habis. Setelah memasuki fase itu, masyarakat harus tetap sejahtera. Untuk itu diperlukan sebuah kolaborasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah, perusahaan dan masyarakat.

“Mewujudkan hal ini tentu tidak mudah. Untuk itulah kami sangat membutuhan masukan dari Pemda dan seluruh masyarakat. Input dan semangat berdialog secara transparan adalah salah satu nilai penting perilaku utama karyawan dan kontraktor kami, berdialog secara transparan dan terbuka, silaturahmi, mempererat persaudaraan, saling belajar, dan melengkapi untuk tujuan mulia,” jelasnya.

Tak lupa, Febriany memaparkan perkembangan Project Pomalaa di Bumi Mekongga untuk pertambangan di Indonesia yang berkelanjutan, serta upaya dekarbonisasi untuk seluruh masyarakat dunia.

“Mari bersinergi dan berkolaborasi bersama dengan masyarakat, perusahaan dan kontraktor untuk kemajuan bumi Mekongga,” tandasnya. (As)

Facebook Comments Box