
Kendari, Datasultra.com – Tim monitoring capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (MCP Korsupgah) KPK RI melakukan audiensi dan koordinasi dengan Tim MCP Kota Kendari.
Audiensi yang dihadiri langsung Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu ini berlangsung di ruang rapat Wali Kota Kendari, Kamis 8 Juni 2023.
Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu menuturkan, berdasarkan hasil penginputan data dukung, tujuh dari delapan area intervensi MCP, hingga saat ini nilai MCP Kota Kendari sebesar 57,9 persen.
“Nilai ini belum berubah karena masih ada sejumlah data yang akan diupload. Ini sifatnya baru klaim dari Pemkot, di posisi kurang lebih 57,9 persen,” tuturnya.
Kata dia, setelah pertemuan ini diharapkan nilai Kota Kendari bisa bertambah karena akan dilakukan penginputan oleh penanggungjawab masing-masing.
Menurut Asmawa, pelaksanaan MCP ini dilakukan untuk perbaikan sistem dalam penyelenggaraan pemerintahan, karena tindakan korupsi harus dicegah sejak dini.
“Diharapkan dari pertemuan ini ada gagasan baru atau arahan spesifik, utamanya terkait indikator penilaian atau intervensi MCP agar pencegahan dini terhadap korupsi bisa lebih maksimal dilaksanakan di Kota Kendari,” tandasnya.
Untuk diketahui, delapan area intervensi MCP KPK yaitu, perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pengawasan Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP), manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), optimalisasi pajak daerah, pengelolaan barang milik daerah, dan tata kelola desa. (As)





