Gubernur Sultra Ikuti Penas ke XVI Tahun 2023 di Sumatera Barat

Gubernur Sultra, Ali Mazi mengikuti Pekan Nasional Tani dan Nelayan XVI 2023 pada 10-15 Juni 2023 di Sumatera Barat.
Listen to this article

Padang, Datasultra.com – Gubernur Sultra Ali Mazi mengikuti Pekan Nasional (Penas) Tani dan Nelayan ke XVI 2023 di Kota Padang Sumatera Barat, Sabtu 10 Juni 2023.

Penas yang digelar sejak 10-15 Juni 2023 ini mengangkat tema ‘Memantapkan Penguatan Potensi dan Posisi Tawar Komoditi Lokal untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045’.

Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo mengucap terima kasih atas kehadiran 25 ribuan peserta Penas dan sebanyak 289 kepala daerah mulai dari 29 Gubernur/Wakil Gubernur dan 260 Bupati/Wali Kota se-Indonesia untuk menghadiri pembukaan Penas Tani Nelayan ke-XVI di Kota Padang.

Menteri Pertanian mengatakan, kegiatan Penas ini adalah momentum legendaris yang sangat ditunggu dan sangat dirindukan oleh seluruh petani, peternak, pekebun dan nelayan yang ada di seluruh Indonesia. Pasalnya, kegiatan Penas ini sempat tertunda selama tiga tahun.

“Momentum Penas ini merupakan momentum untuk mengkonsolidasi kerinduan petani kita agar makin kuat dan makin kokoh, karena kalau pertanian kokoh maka kokoh lah bangsa Indonesia,” ujarnya.

Hal tersebut karena bidang pertanian memenuhi kebutuhan hajat hidup orang banyak sehingga mengharapkan kebutuhan pangan yang lebih kuat bagi seluruh warga masyarakat Indonesia.

“Terimakasih kepada gubernur, bupati, walikota, KTNA serta seluruh petani dengan pertanian kita bisa menjadi salah satu negara terbaik dalam menghadapi turbulensi saat menghadapi pandemi kemarin,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menuturkan, agenda Penas ke-XVI bisa menjadi wadah penyempurnaan program pemerintah dan memperkenalkan bibit unggul sesama kelompok tani.

“Pada forum akbar seperti Penas ke-XVI Tahun 2023 ini, sebagai ajang silaturahmi, wadah promosi hasil pembangunan pertanian, wadah untuk melakukan evaluasi, koreksi dan penyempurnaan terhadap program-program pemerintah, wadah akses teknologi, dan wadah memperkenalkan bibit-bibit unggul,” pungkas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (As)

Facebook Comments Box