
Kendari, Datasultra.com – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari sukses menggelar Turnamen Domino bertajuk Piala Bergilir Danlanal CUP yang diikuti oleh ratusan pasang peserta.
Babak final atau penentuan juara untuk memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah yang berlangsung di Lanal Kendari tersebut digelar Minggu malam 18 Juni 2023.
Pada babak final ini, pasangan Angga dan Arman berhasil keluar sebagai pemenang usai mengalahkan lawannya yakni pasangan La Baria dan Yasir di dengan skor 5-4.
Atas kemenangan tersebut, pasangan Angga dan Arman berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp 15 juta beserta piala bergilir Danlanal Kendari. Untuk juara dua, pasangan La Baria dan Yasir berhak atas hadiah sebesar Rp 10 juta.
Kemudian, juara tiga yang diraih oleh pasangan Elwan dan Ilyas serta juara empat oleh pasangan Ipung dan Takdir masing-masing berhak atas hadiah sebesar Rp 5 juta dan Rp 2,5 juta.
Danlanal Kendari, Kolonel Laut (P) Abdul Kadir Mulku Zahari dalam sambutannya menuturkan, lomba domino diselenggarakan ini dalam rangka menjalin serta mempererat tali silaturahmi antara TNI AL bersama masyarakat.
“Saya maupun anggota saya sebelumnya tidak mengenal bapak dan ibu sekalian di sini, dengan adanya kegiatan ini kita bisa saling kenal satu dengan yang lainnya. Harapan saya kegiatan ini dapat menumbuh kembangkan silahturahmi kita semua,” tuturnya.
Selain hadiah puluhan juta rupiah, rupanya Lanal Kendari juga memberikan hadiah door prize berupa tiga unit sepeda serta satu unit motor untuk diberikan kepada peserta pemenang undian.
“Alhamdulillah terimakasih kepada Lanal Kendari berkat kejuaraan domino, Alhamdulillah saya bersyukur bisa dapat motor. Walaupun gugur di 8 besar di domino ternyata bisa dapat motor,” kata Ladisi pemenang undian motor.
Untuk diketahui, penyelenggaraan turnamen domino Danlanal Kendari Cup ini telah memecahkan rekor sebagai turnamen dengan jumlah peserta terbanyak di Sulawesi Tenggara (Sultra) yakni sebanyak 562 pasang peserta.
Selain dari masyarakat Kota Kendari dan daerah Sultra lainnya, turnamen ini juga dikuti oleh masyarakat dari luar Sultra seperti Morowali, Palu, Bone dan Makassar.(Nn)





