Kunjungi Praktek Pertambangan Pengelolaan Lingkungan PT Vale, Kapolda Sulsel Takjub

Kapolda Sulsel melakukan kunjungan kerja di Sorowako dalam rangka meninjau kondisi keamanan wilayah operasi pertambangan terintegrasi PT. Vale di Sorowako.
Listen to this article

Sorowako, Datasultra.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Setyo Boedi Moempoeni Harso melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Sorowako, Luwu Timur, Sabtu 24 Juni 2023.

Kunker yang berlangsung selama dua hari tersebut (25-26 Juni 2023), dalam rangka meninjau kondisi keamanan wilayah operasi pertambangan terintegrasi PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) di Sorowako.

Kapolda dan rombongan meninjau proses pertambangan nikel dari hulu ke hilir. Dimulai dari fasilitas persemaian atau Nursery, proses pengangkutan bijih yang berdampingan langsung dengan area reklamasi aktif di Bukit Solia, keliling melihat fasilitas alat pemrosesan nikel di Process Plant, dan terakhir ke Danau Matano.

Dari serangkaian kunjungan tersebut, Kapolda mengaku takjub melihat upaya pemulihan lingkungan yang berjalan dengan sangat cepat. Rombongan juga sudah survei di beberapa tempat dan sudah cukup meyakinkan bahwa sistem sudah berjalan dengan sangat baik.

Kapolda Sulsel mengakui Kunker tersebut merupakan lawatan pertama kalinya dan menjadi agenda prioritas utama Polda untuk memastikan kondisi tetap kondusif mendekati Pemilu 2024, terutama di Luwu Timur dirinya diminta memonitor secara berkala keamanan Objek Vital Nasional.

“Saya lihat kegiatan-kegiatan pertambangan terkoordinir dengan baik, keselamatan karyawan diperhatikan, tidak ada pencemaran limbah, tidak ada penelantaran lahan yang sudah digali. Berbagai macam jenis bibit tanaman juga dipersiapkan untuk jangka panjang,” tuturnya.

Kata dia, dari pengalaman meninjau proyek di berbagai daerah tempatnya bertugas, dia sering menemukan masalah dari kehadiran proyek. Tapi di PT Vale semua dilihatnya tertata dengan rapi.

“PT Vale mampu memetakan dan mengelola dampak-dampak lingkungan dengan baik. Sangat patut jadi contoh untuk standar pengelolaan limbah bagi perusahaan tambang lain. Saya beberapa kali mengunjungi proyek, biasanya kalau ada proyek misalnya di Kalimantan banyak saya temui jalan berlubang karena tidak diperhatikan,” ujarnya.

Kapolda juga mengapresiasi pemberdayaan tenaga kerja. Saat ini, persentase karyawan dengan warga negara Indonesia mencapai 99,8 perseb dari 2.934 karyawan, dan didominasi talenta lokal dari Kabupaten Luwu Timur.

“PT Vale telah memberikan proporsi yang adil. Sudah berimbang, porsi antara penduduk lokal dan putra-putri Sulsel. PT Vale serius menyiapkan SDM lokal, saya lihat tadi ada sekolah-sekolah untuk mendukung keterampilan masyarakat agar siap bekerja di Vale. Tadi di lapangan pekerja asing hanya ada beberapa, ini sangat luar biasa membanggakan, itu artinya PT Vale mengangkat ekonomi sekitar dan negara,” katanya.

Tak lupa, Kapolda juga memuji kemampuan PT Vale dalam mendukung produk UMKM lokal.

“Saya tadi mencicipi jus Dengen, dan cemilan. Saya kira ini bisa mengangkat perekonomian, masyarakat jadi kreatif menghasilkan makanan dan minuman untuk bisa dikonsumsi. Produk tadi tidak ditemukan di daerah lain, karena pohon endemik dijadikan minuman, dilakukan pengemasan yang bagus, ada sertifikat halal,” ucapnya.

Sementara itu, Chief Operating Officer (COO), Abu Ashar menyampaikan apresiasi dari manajemen. Dia juga meminta dukungan Kapolda Sulsel untuk kelancaran beberapa target operasi PT Vale baik proyek pengembangan di tiga provinsi, proyek penurunan emisi karbon, program UMKM, dan pemberdayaan pemimpin lokal.

“Suatu kebanggaan bagi Manajemen PT Vale kedatangan rombongan Polda Sulsel untuk melihat bagaimana kami memproduksi nikel. Kami siap menerima kunjungan anda kapan saja. Bagi manajemen, kehadiran rombongan sangat berharga, ini adalah bentuk dukungan terhadap operasi kami di Sorowako,” pungkasnya.(As)

Facebook Comments Box