Warga Mubar Geger, Bayi Perempuan Ditemukan di Teras Depan Rumah

Bayi perempuan ditemukan di teras depan rumah warga.
Listen to this article

Muna Barat, Datasultra.com – Warga Kabupaten Muna Barat (Mubar) dibuat geger dengan penemuan bayi perempuan didepan rumah.

Bayi perempuan ditemukan depan rumah warga Desa Langku Langku, Kecamatan Tiworo Tengah (TWT), Senin, 10 Juli 2023 sekitar pukul 02. 00 Wita.

Belum diketahui pasti siapa orang yang tega menelantarkan bayi tersebut. Warga yang menemukan bayi tersebut langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian setempat.

Kapolsek TWT, IPDA Muhammad Jufri membenarkan penemuan bayi tersebut.

“Iya benar. Telah ditemukan seorang bayi perempuan yang diletakan di kursi plastik depan rumah warga,” ucap Muhammad Jufri.

Berdasarkan keterangan saksi, kata Jufri, bayi perempuan ditemukan di teras kediaman Zainal, sekira pukul 02.00 Wita.

“Bayi ditemukan pertama oleh saudara Satriadi bersama Tas kecil yang berisikan pakaian dan perlengkapan bayi,” ungkapnya.

Sejauh ini, ada tiga saksi yang dimintai keterangan karena melihat langsung bayi perempuan saat di lokasi kejadian.

Menurut keterangan saksi, Satriadi, pukul 02.18 Wita, ia tidur di kios depan rumah. Saat terbangun dari tidur, mendengar suara tangisan bayi. Saksi keluar dari kios dan melihat bayi terbungkus sarung diletakan di atas kursi plastik dalam keadaan menangis.

“Saya memegang kepala bayi posisi sudah tergantung. Lalu, saya memanggil kakak yang berada dalam rumah. Tak lama kemudian, kakak perempuan dan kakak laki-laki saya datang,” jelas Satriadi.

Sementara saksi lain, Risnawati menjelaskan, saat membuka pintu rumah ia melihat bayi tersebut di atas kursi plastik dalam keadaan menangis terbungkus sarung.

“Saya keluar dan mengangkat bayi tersebut dan memasukan kedalam rumah dan menyuruh adiknya untuk melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa,” ungkapnya.

Senada dengan Firman bahwa dirinya tiba-tiba melihat bayi di teras sedang menangis.

“Saya menyuruh kakak untuk mengangkat bayi tersebut. Sementara saya langsung melapor kepada kepala desa,” tutup Firman. (Ld)

Facebook Comments Box