
Kendari, Datasultra.com – Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Sukanto Toding membuka secara resmi Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Lingkup Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kota se-Sultra.
Rakorda yang mengangkat tema ‘Bersama Kominfo kita wujudkan transformasi digital’ tersebut digelar di Hotel Horison Kendari, Kamis 13 Juli 2023.
Hadir dalam Rakor, Kadis Kominfo Sultra, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik, Kabid Persandian, Kabid Data Center Diskominfo Sultra, Kadis Kominfo Buton, Kadis Kominfo Baubau, Kadis Kominfo Muna Barat, Kadis Kominfo Kendari, Kadis Kominfo Konawe, Kadis Kominfo Konsel, Kadis Kominfo Konkep, Kadis Kominfo Kolaka Utara dan perwakilan 17 kabupaten kota se-Sultra.

Rakor tersebut diawali dengan pembukaan ketua panitia Ruliati Haifah. Dalam sambutannya, Ruliati menyampaikan, forum koordinasi antara Pemprov dan Pemda Kabupaten Kota dalam hal mensinergikan antara program atau kegiatan bidang Kominfo, Persandian dan Statistik dalam rangka mendukung program-program prioritas Pemda.
“Dan memberi ruang Diskusi bagi seluruh Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian untuk menyelenggarakan Pemerintahan yang baik, efektif dan efisien guna mewujudkan visi dan misi pemerintahan daerah bidang Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik,” tuturnya.
Hal tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 22 Tahun 2010 tentang standar pelayanan minimum Bidang Komunikasi dan Informatika serta Peraturan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 67 Tahun 2016.
Plh Sekda Sultra Sukanto Toding mengatakan, pelaksanaan Rakorda ini mempunyai dampak digitalisasi yang dikelompokkan berdasarkan tiga level.
Pertama, lanjut dia, level mikro mempunyai isu digital divide dampak dari sistem digital yang muncul dimasyarakat dan upaya kita agar dapat fokus mendorong UMKM segera masuk di platform digital. Kominfo diharapkan dapat hadir dilevel mikro sehingga bisa menjaminkan UMKM bisa meningkat melalui platform digital.
Kedua, sambung dia, level meso mempunyai peran pemerintah yang utamanya memberikan pelayanan dan promosi serta isu besar dilevel Meso adalah Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dan ketiga yakni level makro mempunyai pengamanan data sektoral.
“Oleh Karna itu, melalui penyelenggaraan Rakorda ini diharapkan bisa menjadi forum bersama bagi pemerintah pusat dan daerah untuk membangun sinergi demi terciptanya kebijakan Pembangunan Transportasi digital yang lebih terarah dan berkelanjutan dalam rangka mewujudkan Knowledge-based-society (masyarakat berbasis pengetahuan),” harap Sukanto.
Sementara itu, Kadis Kominfo Sultra Ridwan Badallah selaku salah satu pemateri memaparkan materi terkait program prioritas Diskominfo Sultra tahun 2023.
Meliputi, pelaksanaan satu data berbasis Big Data menyusun peta Arsitektur SPBE, digitalisasi desa dan jaringan intra Pemerintah VPN-IP pembangunan BTS, diseminasi informasi program dan kebijakan melalui kopilaborasi dan rilis berita, klinik hoaks dan analisis media, Videotron dan sarana media kehumasan, monev Kim terbaik Provinsi.
Kemudian, interoperabilitas open government dan simdata, CSIRT Sultra dan Tanda Tangan Elektronik, perjanjian kerjasama dengan perguruan tinggi, dan modernisasi kantor, commad center, studio podcast, ATR, ruang rapat, ruang Tik, sandi, PPID dan Tim Kreatif.
“Implementasi kebijakan yang telah dilaksanakan melalui Peraturan Gubernur Nomor 10 Tahun 2020 tentang Satu Data Provinsi Sultra diimplementasikan dalam bentuk SOP tentang Satu Data dan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik,” ujarnya.
Materi kemudian dilanjutkan oleh Kabid Bidang Data Center Andi Asnawati Achmad, Kabid IKP Yudi Masril, Kabid Persandian Richardin dan Juniati Asisah mewakili Kabid TIK Diskominfo Sultra.(Adv)





