
Kendari, Datasultra.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), H Asrun Lio membuka acara Ceremony Harvesting Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) dengan tema ‘Sultra Meambo’ di Mall The Park Kendari, Jumat 4 Agustus 2023.
Turut hadir anggota DPR RI, anggota DPD RI, Asisten I Setda Sultra, Staf Ahli Gubernur Sultra, Bupati/Walikota se Sultra atau yang diwakili, Sekda Kabupaten/Kota se Sultra, Kadis Pariwisata Sultra selaku Ketua Harian Gernas BBI dan BBWI Sultra, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sultra.
Kemudian Direktur Rumah Sakit Jiwa Sultra, Kadis Kominfo diwakili Kabid Persandian, Kadis Ketapang Sultra, Kadis Kesehatan, Kepala Brida Sultra, Biro Organisasi Setda Sultra, serta Perwakilan OPD lingkup se-Sultra, Kadim Sultra, IWAPI Sultra, Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se Sultra dan pejabat terkait.

Ketua Harian Gernas BBI dan BBWI Sultra, Belli Tombili dalam laporannya menuturkan, giat ini dilaksanakan mulai 4 Agustus hingga 11 Agustus 2023 dan dirangkaikan dengan pekan produk unggulan dan expo produk ekonomi kreatif serta pameran desa wisata Sultra.
Sehingga Gerakan Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia yang diluncurkan oleh bapak Presiden berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia, Nomor 15 Tahun 2021 tentang Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Tim Gernas BBI) yang merupakan salah satu gerakan nasional yang bertujuan untuk menjaga dan mendukung pertumbuhan ekonomi bangsa ditengah hantaman golombang pandemi Covid-19 yang begitu masif yang dirasakan kebutuhan ekonomi dunia.
“Dalam upaya menjaga kebutuhan ekonomi bangsa dalam mendorong kebutuhan UMKM dan Pariwisata terbukti berhasil, sehingga ekonomi bangsa kita masih lebih baik dibandigkan dengan banyak Negara lain. Covid-19 di Indonesia telah dinyatakan telah berahli dari masa pandemi menjadi endemi dalam menjaga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional harus tetap dijawab, upaya peningkatan ekonomi yang bertumpu pada perkembangan sektor UMKM dan tim kreatif, harus senantiasa menjadi perhatian bersama serta peningkatan potensi dalam upaya ekonomi bangsa kedepannya,” tuturnya.
Kemudian pasca pandemi Covid-19 telah berjalan dengan baik, pertumbuhan ekonomi nasional pada saat ini mencapai 5,31 persen yang sehingga menempatkan Indonesia pada jajaran negara-negara dalam tingkat pertumbuhan ekonomi yang tertinggi di dunia.
“Sementara itu, inflasi kita relative stabil dan kecil dibawah 4 persen yang termasuk paling rendah di Asia saat ini, ada pun tingkat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sultra saat ini sebesar 5,53 persen diatas rata nasional. Capaian ini merupakan prestasi yang cukup membahagiakan bagi kita semua,” ujarnya.
Capaian pertumbuhan ekonomi Sultra saat ini, tidak terlepas dari sumbangsih sektor UMKM dan Pariwisata yang sangat besar potensinya dan masih perlu dikembangkan kedepan, dalam upaya kesejahteraan masyarakat yang ada di daerah.
Tercatat kurang lebih 4 ribu UMKM di Sultra yang akan terus didorong pengembangannya dalam berbagai kebijakan untuk mendukung kebijakan tersebut yang telah dilakukan oleh jajaran Pemprov Sultra dan Kabupaten Kota se Sultra mulai dari sumber peningkatan SDM, pengembangan perusahaan, akses digital dan permodalan.
Sekda Sultra, H Asrun Lio dalam sambutannya mengatakan, sebagai tuan rumah Gernas BBI/BBWI tahun 2023 tentu kepercayaan ini, memberikan kekuatan pada Provinsi Sultra untuk bergerak bersama dan maju lebih kuat serta membangun Sultra yang lebih baik, dulu Sultra menjadi singkatan yang disepelehkan, Sultra sulit Transportasi sekarang ini Sultra sudah lancar Transportasi
“Untuk bisa menjadi sesuatu yang bisa mewakili Sultra, maka kita harus punya slogan atau tagline ‘Sultra Meambo’ menjadikan kita BBI di Sultra. Saya ucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia yang sudah menjadi sponsor utama dalam kegiatan BBI/BBWI ini,” katanya.
Kata dia, Pemprov Sultra telah menetapkan target implementasi dalam gerakan nasional yaitu sebesar 50 Miliar unsur target realisasi dan prodak lokal dan 6,6 Juta perjalanan untuk target wisata dalam daerah dan pendampingan.
“Pemprov Sultra optimis bahwa target yang telah ditetapkan ini, bisa dicapai karena dalam prosesnya sudah melihat sinergitas, kolaborasi yang cukup baik, komitmen semua dengan Pemerintah Kabupaten Kota se Sultra dan komitmen seluruh stakeholder yang ada di Provinsi Sultra menunjukan bahwa bisa mewujudkan target-target tersebut,” tandasnya.(Adv)





