Selain Jadi Sayuran, Ternyata Kelor Bermanfaat Dalam Tubuh Loh, Simak Manfaatnya

Tanaman Pohon Kelor.
Listen to this article

Kendari, Datasultra.com – Kelor merupakan tanaman yang biasa dijadikan makanan dalam kehidupan sehari-hari. Tanaman itu sendiri, juga memiliki kandungan gizi yang lengkap. Tak jarang, para ibu-ibu sering mengonsumsi jenis tanaman hijau ini, baik dijadikan sebagai sayuran maupun dijadikan obat-obatan.

Perlu diketahui bahwa tanaman Kelor ini, dapat mengatasi macam penyakit termasuk flu dan demam. Sebab, kandungan dalam Kelor ini mengandung vitamin C yang setara dengan 6 kali vitamin C buah jeruk.

Begitu dahsyat manfaatnya kan.
Berikut ini beberapa manfaat daun kelor untuk kesehatan yang perlu kamu ketahui:

1. Melawan Radikal Bebas Berkat Kandungan Antioksidan

Antioksidan adalah senyawa yang bekerja melawan radikal bebas di tubuh. Kadar radikal bebas yang tinggi dapat menyebabkan stres oksidatif, yang berhubungan dengan penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Beberapa senyawa tanaman antioksidan telah ditemukan di daun kelor. Selain vitamin C dan beta-karoten, ini termasuk:

Quercetin: Antioksidan kuat ini dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Asam Klorogenat: Senyawa ini membantu menurunkan kadar gula darah setelah makan.

Ekstrak daun kelor juga dapat digunakan sebagai pengawet makanan. Ia mampu meningkatkan umur simpan daging dengan mengurangi oksidasi.

2. Menurunkan Kadar Gula Darah

Manfaat daun kelor untuk kesehatan lainnya adalah menurunkan kadar gula darah. Ingat, kadar gula darah yang tinggi bisa menjadi masalah kesehatan yang serius dan ia merupakan ciri utama diabetes.

Seiring waktu, kadar gula darah yang tinggi meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan yang serius, termasuk penyakit jantung. Untuk alasan ini, penting untuk menjaga gula darah dalam batas yang sehat.

Menariknya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun kelor dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Namun, sebagian besar bukti didasarkan pada penelitian pada hewan sehingga perlu diteliti lebih jauh lagi.

Namun dalam penelitian kecil pada enam orang dengan diabetes menemukan bahwa menambahkan 50 gram daun kelor ke dalam makanan mengurangi kenaikan gula darah sebesar 21 persen. Ilmuwan percaya efek ini disebabkan oleh senyawa tanaman seperti isothiocyanate.

3. Mengurangi Peradangan

Peradangan adalah respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera. Ini adalah mekanisme perlindungan yang penting tetapi dapat menjadi masalah kesehatan utama jika terus berlanjut dalam jangka waktu yang lama. Faktanya, peradangan berkelanjutan terkait dengan banyak masalah kesehatan kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker.

Sebagian besar buah, sayuran, rempah-rempah dan rempah-rempah utuh memiliki sifat anti-inflamasi. Namun, sejauh mana mereka dapat membantu tergantung pada jenis dan jumlah senyawa antiinflamasi yang dikandungnya. Para ilmuwan percaya bahwa isothiocyanate adalah senyawa antiinflamasi utama dalam daun, polong, dan biji kelor sehingga mungkin dapat membawa manfaat.

4. Menurunkan Kolesterol

Memiliki kolesterol tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Untungnya, banyak makanan nabati dapat secara efektif mengurangi kolesterol. Ini termasuk biji rami, gandum dan almond. Baik penelitian pada hewan dan manusia telah menunjukkan bahwa daun kelor mungkin memiliki efek penurun kolesterol yang serupa.

5. Melindungi dari Keracunan Arsenik

Kontaminasi arsenik pada makanan dan air merupakan masalah di banyak bagian dunia. Jenis beras tertentu bahkan mungkin mengandung kadar yang sangat tinggi. Paparan arsenik tingkat tinggi dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan seiring waktu.

Menariknya, beberapa penelitian pada tikus telah menunjukkan bahwa daun dan biji kelor dapat melindungi dari beberapa efek toksisitas arsenik ini. Hasil ini menjanjikan, tetapi belum diketahui apakah ini juga berlaku untuk manusia. (Rk)

Facebook Comments Box