
Kendari, Datasultra.com- Dalam mengendalikan Inflasi di Sulawesi Tenggara (Sultra) Bank Indonesia (BI) Sultra bakal menjalankan program empat ‘K’ yang meliputi Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Distribusi, dan Sinergi.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala BI Sultra, Doni Septadijaya usai kegiatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di pelataran Korem 143 Haluoleo, Jumat 11 Agustus 2023.
“Ini kita lakukan terus menerus di Sultra sudah cukup bagus untuk ketersediaan pasokan, pasar murah sudah lebih dari 260 kali dilakukan oleh berbagai pihak Pemda dan OPD lainnya,” ungkapnya.
Dalam kegiatan GNPIP, juga dilakukan pasar murah yang digelar pada 9 Agustus 2023. Apabila ada kemungkinan kenaikan harga yang melalui TPID, maka BI Sultra akan melakukan sinergitas bersamaa Pemerintah Daerah untuk menggelar pasar murah.
“Dan ini setiap waktu ke waktu akan selalu dilakukan termasuk pada saat bila ada kemungkinan kenaikan yang harga melalui TPID,” ujarnya.
Kegiatan pasar murah tersebut, dilakukan dari 7 – 11 Agustus 2023 yang bekerjasama dengan Korem 143 HO, Distributor, Bulog, Dinas Ketahanan Pangan.
“Disitu ada beras, semua kebutuhan pokok masyarakat ada disana. Terbuka untuk umum,” bebernya.
Kata dia, terkait pengaruh adanya El Nino menyebabkan curah hujan yang sangat terbatas di wilayah Indonesia. Dampaknya di daerah Sultra relatif bisa di inisiasi.
“Tapi resikonya adalah karena semua wilayah Indonesia mengalami dampak El Nino, mereka memilih kebutuhan pangan yang besar, jadi mereka akan mencari pasokan pangan dari berbagai daerah termasuk Sultra,” pungkasnya. (Rk)





