KPU Kendari Sebut Disabilitas Punya Hak yang sama dengan Warga Negara Lain

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisi Masyarakat dan SDM, KPU Kendari, Arwah.
Listen to this article

Kendari, Datasultra.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari terus melakukan sosialisasi kepada penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam memilih pada Pemilu 2024 mendatang.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisi Masyarakat dan SDM KPU Kendari, Arwah saat ditemui oleh awak media di Kantor DPRD Kota Kendari, Senin 11 September 2023.

“Untuk saat ini kita terus melakukan sosialisasi pada disabilitas, karena pada prinsipnya disabilitas ini memiliki hak yang sama dengan warga negara lain,” ujarnya.

Sehingga, KPU Kota Kendari mengoptimalkan sosialisasi kepada penyandang disabilitas untuk melibatkan mereka dalam dalam memilih pada pemilu 2024 mendatang.

“Karena kita berharap bahwa dengan terlibatnya mereka dalam pemilu tentu akan ada harapan bahwa yang terpilih adalah orang-orang yang memperhatikan kondisi mereka,” tuturnya.

Kata dia, sosialisasi kepada penyandang disabilitas ini dilakukan secara tatap muka. Tentu yang dilakukan dalam sosialisasi tersebut adalah tahapan pemilu, partai-partai, dan orang-orang siapa saja tang akan dipilih.

“Nanti kita programkan juga sosialisasi simulasi dalam pemilihan dan pemungutan suara itu sehingga mereka tidak kesulitan pada saat melakukan pemungutan suara,” katanya.

Arwah menambahkan, termasuk pada saat hari pencoblosan mereka bisa didampingi oleh keluarganya atau pendampingan dalam hal ini KPPS dalam melakukan pemilihan.

“Misalnya yang buta tidak bisa menulis dan itu bisa dilakukan pendampingan, begitu juga yang tidak bisa jalan sampai ke TPS ya didampingi oleh keluarganya. Disabilitas jangan ragu kami akan mempersiapkan semuanya supaya bisa memberikan hak suara seperti warga gara lain,” imbuhnya.

Diketahui, pemilih disabilitas di Kota Kendari sebanyak 883 orang yang tersebar di 11 Kecamatan yakni Abeli 49 orang, Baruga 39 orang, Kadia 76 orang, Kambu 53 orang, Kendari 126 orang, Kendari Barat 165 orang, Mandonga 119 orang, Nambo 34 orang, Poasia 59 orang, Puuwatu 105 orang, dan Wua-wua 58 orang. (Rk)

 

Facebook Comments Box