
Kendari, Datasultra.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari bersama Polresta Kendari yang didampingi Lurah dan RT melakukan mediasi untuk menyambungkan kembali tali silaturahmi antara dua kelompok yang berselisih di wilayah Kampus Baru Kota Kendari.
Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari,
LM Rajab Jinik menuturkan, pihaknya mempertemukan antara dua belah pihak untuk menyambung kan tali silaturahmi yang sempat terputus.
“Kita coba mempertemukan antara kedua belah pihak antara teman teman di Lorong Salangga dan Lorong Anawai, hal ini kita lakukan karena kita inginkan wilayah kampus baru itu menjadi damai,” tuturnya.
Kata dia, kekacauan yang kerap terjadi di wilayah kampus baru dipicu oleh kelompok. Sehingga pihaknya menghadirkan Wakapolresta Kendari, Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kapolsek Poasia, Babinsa, Babinkamtibmas untuk menyaksikan secara bersama sama bahwa kondisi keamanan kampus baru merupakan tanggungjawab bersama.
“Saya juga berterima kasih kepada pihak TNI/Polri yang mendukung penuh kegiatan silaturahmi tersebut. Saya juga meminta agar setelah kegiatan tersebut tidak ada lagi giringan ke etnis, kelompok dan lain lain karena jujur saja kampus baru menjadi tanggungjawab kita semua,” ujarnya.
Pasalnya, kolaborasi antara Kepolisian, Pemerintah, masyarakat dan juga pemuda sangat dibutuhkan dalam rangka menciptakan wilayah kampus baru yang lebih aman dan menjadi wilayah pendidikan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Sultra.
Sementara itu, Ketua RT 10 lorong Salangga Kelurahan Lalolara Mursalin, mengapresiasi pertemuan yang diinisiasi oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari yang berkolaborasi dengan pihak keamanan
Hal tersebut merupakan sejarah bagi kawasan depan kampus khususnya lorong Anawai dan juga lorong Salangga yang dipertemukan dalam satu mediasi yang sangat baik.
“Ini sejarah ini dipertemukan dua lorong tersebut dan saya berharap agar kedepannya tidak ada lagi kelompok kelompok antara Anawai maupun Salangga semuanya bisa aman dan tentram,” pungkasnya. (Rk)





