
Kendari, Datasultra.com – Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB University Sofyan Sjaf, menyebut Data Desa Presisi (DDP) bertujuan untuk memperbaiki kualitas berbasis data dasar di Indonesia dalam hal ini pembangunan data yang akurat sangat membantu perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan secara maksimal.
Hal itu diungkapkannya usai rapat koordinasi DPRD, Forkopimda Tingkat I dan II serta akademisi, dalam mewujudkan Sultra maju dan sejahtera berbasis data presisi, Jumat 29 September 2023
“Teknologi dan ilmu pengetahuan yang terus berkembang dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membangun data Indonesia yang akurat,” ungkapnya.
Dekan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor, Dr Sofyan Sjaf bekerjasama dengan Pemkab Kolaka Utara (Kolut) untuk praktek percontohan DDP di delapan Desa Kecamatan Watunohu Kolut.
Kata dia, adanya DDP berfungsi sebagai instrumen transformasi Indonesia atau menjadi Solusi Satu Data Indonesia.
“Peran penting kampus jadi acuan, untuk terus melahirkan inovasi berbasis penelitian atau riset, apalagi DPP jadi salah satu produk inovasi kampus yang diciptakan karena adanya kondisi yang nyata untuk menjawab segala persoalan yang aktual,” ujarnya.
Selain itu, kebutuhan terhadap desa menjadi poros penting dalam segi pusat pertumbuhan, khususnya untuk membangun data yang akurat dan menyeluruh pada desa tersebut.
“Kami sadari betul, desa sesungguhnya adalah pusat pertumbuhan. Agar bisa mencapai harapan, maka tidak ada jalan lain selain membangun desa berbasis data yang akurat dan menyeluruh,” imbuhnya.
Sementara itu, Pj Bupati Kolut Sukanto Toding menuturkan, melalui data desa presisi, pihaknya bakal mengoptimalkan prinsip kebijakan yang harus akurat.
“Hanya dengan data yang akurat kita bisa optimal dalam menyelesaikan masalah kita , dengan data ini kita bisa mendapatkan indikator utama dalam RPJMD, saya kira bisa membantu program yang baik dan terarah,” tuturnya. (Rk)





