
Kendari, Datasultra.com – Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu meluncurkan 16 inovasi daerah berbasis digital di aula Samaturu Balai Kota Kendari, Rabu 25 November 2023.
Aplikasi berbasis digital tersebut, merupakan karya 16 revormer peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Pim III angkatan 9 dan 10 tahun 2023.
Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu menuturkan, 16 inovasi yang diluncurkan semuanya bertujuan untuk memudahkan dan membantu pelaksanaan kerja revormer sesuai dengan bidang kerja mereka masing-masing.
“Inovasi tersebut harus terus menerus dikembangkan dan tidak berhenti sampai pada saat launching saja, namun benar benar bisa diaplikasikan, diimplementasikan dan direplikasi oleh unit kerja lain,” tuturnya.
Orang nomor satu di Kota Kendari ini mencontohkan, aplikasi Lorong Momahe yang dibangun oleh Camat Wua-wua, aplikasi tersebut mempermudah penanganan kebersihan yang ada di wilayah.
“Aplikasi Lorong Momahe itu bisa direplikasi oleh teman teman camat dan juga lurah yang lain disamping sistem informasi dan inovasi lain yang memang bertujuan untuk mempermudah pekerjaan,” ujarnya.
Namun menurut Kepala Biro Umum Kemendagri ini, yang paling utama adalah bagaimana memotong rentang kendali birokrasi, memperpendek dan juga menghindarkan diri dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) karena dengan sistem tidak perlu berhadapan secara langsung sehingga ruang ruang gelap yang ada selama ini bisa terpotong dan ditiadakan.
“Saya juga berterima kasih terhadap pimpinan OPD yang telah memberikan kesempatan kepada para revormer untuk mengikuti pendidikan ini dan mudah mudahan hasil dari dari pendidikan PIM III ini akan memberikan kontribusi positif dalam peningkatan tata kelola pemerintahan di Kota Kendari,” pungkasnya. (Rk)





