
Kendari, Datasultra.com- Menyikapi inflasi di Sultra, Mendagri Tito Karnavian menyebut Pj Gubernur Sultra baru saja masuk di Sultra September lalu.
Hal itu diungkapkan Tito saat Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para Bupati/Walikota se Sultra, KPUD, dan Bawaslu Provinsi dan Kepala OPD Lingkup Pemprov Sultra di Hotel Claro Kendari, Jumat 27 Oktober 2023.
Mendagri menjelaskan, solusi mengatasi inflasi yakni rajin turun ke lapangan mengecek kondisi lapangan dan pasar serta menggandeng BPS.
“Upayakan dalam seminggu ada rapat Pj Gubernur bersama Bupati, Walikota, Sekda dan tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta cek langsung kondisi lapangan,” tuturnya.
Setelah identifikasi lapangan, lanjut dia, Gubernur perintahkan untuk membeli atau belanja ke daerah daerah yang surplus lalu jual ke masyarakat dengan harga subsidi pemerintah dan distribusikan ke daerah dan masyarakat.
“Inflasi Provinsi itu akumulasi dari daerah yakni Kabupaten dan Kota, daerah yang tidak bisa menangani inflasi maka ada dua unsur dia tidak tau cara menangani atau tidak mau tau serta hanya mau korupsi alias tidak mau kerja menangani inflasi,” ujarnya.
Sementara itu Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto mengungkapkan, inflasi Sultra masih terkendali, dimana pada September 2023 telah turun secara signifikan mencapai 3,46 persen.
“Pemprov Sultra bersama stakeholder terkait kini terus mendorong pengendalian inflasi diseluruh wilayah Bumi Anoa. Beragam langkah pun terus di lakukan, salah satunya melalui pasar murah,” tandas Andap. (B1)





