Mengenal Tiga Jenis Layanan KUR Bank Sultra

Mengenal Tiga Jenis Layanan KUR Bank Sultra
Listen to this article

Kendari, Datasultra.com- Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah salah satu program pemerintah dalam meningkatkan akses pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang disalurkan melalui lembaga keuangan dengan pola penjaminan.

Program KUR dimaksudkan untuk memperkuat kemampuan permodalan usaha dalam rangka pelaksanaan kebijakan percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM. Program KUR diluncurkan pemerintah sejak tahun 2007 dan telah berjalan hingga saat ini.

Bank Sultra diantaranya menjadi salah satu lembaga perbankan yang mengemban amanah menyalurkan program KUR untuk mensupport program pemerintah mendukung kemajuan UMKM lokal dan percepatan pembangunan di daerah.

Secara umum, program KUR dikucurkan Bank Sultra terdiri dari tiga jenis dengan skema suku bunga dan plafon berbeda. Meliputi, KUR Super Mikro dengan suku bunga 3 persen per tahun, plafond maksimal Rp10 juta (tanpa agunan).

Kemudian KUR Mikro dengan suku bunga 6 persen per tahun Plafond Maksimal Rp 10 juta sampai Rp 100 juta (tanpa agunan). Dan KUR Kecil dengan suku bunga 6 persen per tahun Plafond Maksimal Rp 100 juta sampai Rp 500 juta (agunan maks 75 persen, sisanya ditanggung oleh penjaminan asuransi).

Ketentuan suku bunga di atas berlaku bagi nasabah yang perdana memanfaatkan layanan KUR.

Sementara khusus nasabah KUR yang masuk dalam kategori rollover atau menyambung kembali maka suku bunga KUR Mikro dan dan KUR Kecil berjenjang naik 1 persen sehingga yang semula 6 persen apabila menyambung lagi dikenakan suku bunga 7 persen, dengan persentase suku bunga maksimal 9 persen.

Selain produk KUR yang menjadi primadona di kalangan pelaku UMKM lokal, Bank Sultra tentu saja memiliki ragam fasilitas layanan kredit unggulan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Adapun agunan dalam mekanisme kredit Bank Sultra bervariasi tergantung dari jenis pinjaman, nominal dan hal ini diatur dalam ketentuan internal.
Dengan memanfaatkan layanan kredit Bank Sultra, nasabah dapat memperoleh fasilitas penjaminan asuransi. Penjaminan asuransi Bank Sultra diberikan sesuai jenis kredit.

“Manajemen Bank Sultra terus berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dengan menyediakan fasilitas kredit di berbagai sektor dan menawarkan beragam produk keuangan yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Dirut Bank Sultra Abdul Latif.

Performa Realisasi Kredit Bank Sultra Melesat Signifikan, Rasio NPL Aman
Realisasi penyaluran kredit produktif Bank Sultra selama lima tahun terakhir mencatatkan grafik pertumbuhan yang cukup signifikan.

Mekanisme penyaluran kredit produktif diantaranya termasuk program KUR oleh Bank Sultra dijalankan sesuai arahan OJK untuk mendorong penyaluran kredit di sektor produktif.

Selama lima tahun berturut-turut, bank yang dinahkodai Abdul Latif berhasil melesatkan persentase kredit produktif hingga menyentuh capaian 190 persen. Sampai dengan posisi 30 September 2023 Bank Sultra total realisasi kredit Bank Sultra kepada masyarakat berkisar Rp8,84 triliun.

Secara umum, penyaluran kredit Bank Sultra terhitung sampai dengan periode September 2023 telah melampaui proyeksi target hingga 103 persen atau secara nominal berkisar Rp8,59 triliun. Realisasi kredit Bank Sultra signifikan rerata terbanyak dari sektor rumah tangga dan sektor perdagangan.

Sementara dari sisi portofolio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL), Bank Sultra berhasil menunjukkan tren positif. Bahkan, pada tahun 2021 saat ekonomi terpuruk akibat pandemi Covid-19 melanda Provinsi Sultra, Bank Sultra sukses menekan rasio NPL sehingga performa trennya melandai.

Terkini, posisi September 2023, postur NPL Bank Sultra berada pada angka 0,94 persen. Nilai ini jauh lebih landai dari ketentuan yang mewajibkan NPL di bawah 5 persen dan NPL perbankan nasional rata-rata yang berada di angka 2,5 persen.

Bank Sultra mengambil peran aktif mendukung akselarasi pembangunan infrastruktur di daerah daerah lewat kebijakan kredit kepada sejumlah pemerintah daerah selaku mitra kerja strategis. Total kredit disalurkan kepada pemerintah daerah hingga periode September 2023 mencapai akumulasi sebesar Rp1,09 triliun.

Untuk mendukung kinerja bisnis dan peningkatan permintaan kredit multiguna, Bank Sultra juga menelurkan kebijakan penyederhanaan SLA pencairan kredit menjadi 1 hari kerja. (As)

Facebook Comments Box