RAPBD Kota Baubau 2024 Sinergi dengan Arahan Presiden RI

Pj Wali Kota Rasman Manafi saat menyerahkan dokumen RAPBD 2024 kepada Ketua DPRD Kota Baubau H Zahari, Sabtu 25 November 2023. (Foto: Istimewa).
Listen to this article

Baubau, Datasultra.com- Pj Wali Kota Baubau, Rasman Manafi resmi mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2024 melalui rapat paripurna DPRD Kota Baubau dalam rangka penyampaian pidato pengantar Kepala Daerah terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2024 Kota Baubau di gedung DPRD Kota Baubau, Sabtu 25 November 2023.

Dalam pidato pengantarnya, Pj Wali Kota Baubau Rasman Manafi menuturkan, pada hakikatnya pengajuan RAPBD merupakan gambaran konkrit yang akan dilakukan guna mempercepat pelaksanaan pembangunan Kota Baubau dalam upaya peningkatan tata kelola pemerintahan yang berdaya saing dengan strategi pembangunan.

Meliputi, penguatan kapasitas dan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas hidup dan daya saing SDM, yang difokuskan pada pembangunan peningkatan kondusifitas dan keamanan wilayah, penguatan tata kelola dan implementasi perencanaan pembangunan dan keuangan daerah.

Kemudian, penguatan kapasitas kelembagaan dan SDM Aparatur, serta optimalisasi sistem pengawasan dan pengendalian internal penyelenggaraan pemerintahan daerah, peningkatan ketersediaan sarana dan prasarana pendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah, optimalisasi sumber-sumber pendapatan untuk meningkatkan penerimaan daerah, transformasi sistem pemerintahan berbasis elektronik dan penguatan basis data pemerintah.

Disamping itu, lanjut dia, peningkatan akses layanan pendidikan,pemerataan kualitas layanan dan ketersediaan sarana prasarana kesehatan masyarakat, optimalisasi pemenuhan kebutuhan pokok Masyarakat, peningkatan kompetensi UMKM, optimalisasi penataan dan pengawasan ruang, penguatan konektivitas wilayah dan pembangunan perumahan berkualitas.

“Kesemauanya disinergikan dengan rencana tindaklanjut terhadap arahan Presiden RI terkait hal-hal esensial yang harus menjadi perhatian Penjabat Kepala Daerah. Diantaranya pengendalian inflasi daerah, penanganan stunting, kemiskinan ekstrim dan pengangguran, percepatan perizinan berusaha dan pengembangan investasi, peningkatan penggunaan produk dalam negeri, optimalisasi potensi daerah melalui pendekatan revitalisasi dan pengembangan Kawasan strategis, serta menjamin terpeliharanya kondusivitas daerah dalam mendukung penyelenggaraan rangkaian Pemilu di tahun 2024,” tuturnya.

Rasman merinci, total RAPBD 2024 Kota Baubau sebesar Rp 998,64 miliar atau menurun sebesar 5,21 persen dibandingkan dengan APBD 2023 sebesar Rp 1,5 triliun dengan rincian, pendapatan daerah tahun 2024 direncanakan sebesar Rp 950,64 miliar, menurun 0,30 persen dibandingkan pendapatan tahun 2023 sebesar Rp 953,53 miliar.

“Rencana pendapatan daerah tersebut diharapkan berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 124,41 miliar, pendapatan transfer sebesar Rp 810,27 miliar, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 15,96 miliar,” rincinya.

Kemudian, sambung Rasman, rencana PAD diharapkan diperoleh dari pajak daerah sebesar Rp 45,05 miliar, retribusi daerah sebesar Rp 10,50 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp 8,51 miliar, serta lain-lain PAD yang sah.

“Sedangkan untuk pendapatan transfer berasal dari pendapatan transfer pemerintah pusat yang terdiri dari dana bagi hasil sebesar Rp 60,68 miliar, DAU sebesar Rp 544,89 miliar, DAK sebesar Rp 158,90 miliar, pendapatan transfer antar daerah sebesar Rp 45,80 miliar,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini berharap, pembahasan RAPBD 2024 tersebut dapat berjalan lancar dan efektif yang disertai harapan kiranya Raperda APBD 2024 ini dapat dibahas, disetujui, dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). (B1)

Facebook Comments Box