Koalisi Masyarakat Sipil Sultra Minta Komnas HAM dan Kompolnas Turun Tangan Usut Tragedi Laonti

Koalisi Masyarakat Sipil Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk tragedi Laonti.
Listen to this article

Kendari Datasultra.com- Koalisi Masyarakat Sipil Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak dan meminta Komnas HAM, DPR RI, Kompolnas segera turun tangan terkait penembakan warga sipil di Pulau Cempedak, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dimana, tragedi tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan dua masih kritis saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit.

Koalisi Masyarakat Sipil Sultra untuk tragedi Laonti yang terdiri dari tokoh organisasi dan lembaga sipil dari berbagai latar belakang ini meminta agar mengusut tuntas peristiwa tersebut, Senin, 27 November 2023.

Juru bicara Koalisi Masyarakat Sipil Sultra untuk Tragedi Laonti, Solihin mengatakan, masyarakat Sultra menyatakan keprihatinan dan duka yang mendalam atas terjadi tragedi kemanusiaan yang memilukan publik dengan hilangnya nyawa 2 orang yang sedang mencari nafkah untuk menghidupi keluarga.

“Kami sangat kaget, prihatin, dan berduka. Ternyata ada lagi warga korban meninggal tertembak peluru tajam, kalau tidak salah ini kali kedua sudah terjadi menimpa warga sipil dengan empat merenggut nyawa selama kurun waktu 4 tahun terakhir ini,” terangnya.

Atas tragedi ini, lanjut Solihin, Koalisi Masyarakat Sipil Sultra mendesak dan meminta Komnas HAM, DPR RI, Kompolnas segera turun kelapangan untuk melakukan peninjauan dan pengumpulan fakta tentang apa yang sebenarnya terjadi dalam peristiwa menganaskan itu.

“Jangan sampai ada upaya untuk menutupi peristiwa ini sehingga kami meminta Komnas HAM, DPR RI dan Kompolnas untuk turun sehingga publik bisa mengetahui secara terang benderang tragedi tersebut,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Hartono menambahkan, pihaknya segera membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dari akademisi, aktivis mahasiswa, Ormas Lintas Agama, aktivis perempuan dan sejumlah organisasi masyarakat sipil lainnya.

“Kami dalam waktu dekat ini juga akan turun kelapangan, biar publik mendapatkan informasi yang sesungguhnya atas peristiwa tersebut, sehingga korban mendapatkan keadilan sebagaimana mestinya serta pelaku mendapatkan hukuman yang sesuai,” tegasnya

“Kita berharap peristiwa yang memilukan ini tidak terulang lagi menimpa warga sipil di kemudian hari, karena ini jelas mencederai HAM di negara kita,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Koalisi Masyarakat Sipil Sultra untuk Tragedi Laonti bersepakat mengenakan kain hitam di tangan kiri sebagai tanda duka yang mendalam atas peristiwa tersebut. (Ld)

Facebook Comments Box