
Kendari, Datasultra.com – Pj Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto mengimbau kepada seluruh masyarakat di Sultra untuk waspada terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD)
Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto menuturkan, pada umumnya DBD menyerang pada anak-anak berusia kurang dari 15 tahun, dan sebagian dialami juga oleh orang dewasa.
“Kenali gejala demam berdarah, yakni demam. Pada tahap awal demam berdarah sulit dibedakan dengan demam pada penyakit atau flu biasa,” tuturnya.
Kemudian, pada DBD, demam naik turun (demam bifasik) yang terjadi 2-7 hari, muncul bintik2 kemerahan, nyeri sendi, nyeri otot, nyeri pada area belakang bola mata, manifestasi perdarahan (kulit, mukosa, pencernaan).
“Perlu dikenali juga tanda peringatan demam berdarah yang parah, yakni sakit perut, nyeri saat tekan, muntah (minimal 3 kali dalam 24 jam), pendarahan dari hidung atau gusi, muntah darah, atau darah dalam tinja, merasa lelah, gelisah, atau mudah tersinggung,” ujarnya.
Selanjutnya, pertolongan pertama penderita DBD, yakni beri obat penuruan panas, beri kompres, minum yang banyak (usahakan air yang bermineral, oralit, susu, kuah kaldu/sop), dan jika kondisi tidak membaik segera bawa ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat
“Semoga kita semua sehat dan dapat terhindar dari DBD. Insyaa Allah, Aamiin Ya Robbal’Aalamiin,” pungkasnya. (Rk)





