
Baubau, Datasultra.com- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Baubau dibawah kepemimpinan Arif Basari terus menggalakkan program jemput bola (Jebol) ke masyarakat untuk pengurusan KTP atau pun dokumen kependudukan lainnya.
Alhasil, berkat keuletan dan konsistensi melaksanakan program Jebol tersebut, warga Kota Baubau yang kini telah mempunyai KTP-el mencapai 96 persen lebih dari jumlah wajib KTP.
Atas kinerja tersebut, Dinas Dukcapil Kota Baubau meraih Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) tertinggi berpredikat B.
Berbagai apresiasi pun muncul dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari, Camat Lea-Lea La Ode Muhammad Arwah.
La Ode Muhammad Arwah melihat Dinas Dukcapil Kota Baubau ini sangat pro aktif. Mulai dari turun ke sekolah sekolah, hingga ke kelurahan untuk melakukan perekaman KTP atau pun dokumen kependudukan lainnya melalui program jemput bola (Jebol).
Salah satu bukti pro aktifnya mereka, lanjut dia, Dinas Dukcapil Kota Baubau tetap menurunkan tim melakukan Jebol meski yang dilayani hanya satu orang saja atas nama Wa Sia (80) di Lingkungan Kolagana Kelurahan Palabusa Kecamatan Lea-Lea.
“Saya salut dengan Capil, ada keluhan masyarakat, langsung di respon. Saya sendiri yang mendampingi tim Dinas Dukcapil Kota Baubau dan mengantar ke rumah warga tersebut,” ujarnya.
La Ode Muhammad Arwah bercerita, awalnya dirinya mengetahui ada salah seorang warga di Lingkungan Kolagana berusia 80 tahun ingin memperbaiki dokumen kependudukannya dalam hal ini kartu keluarga (KK) karena datanya tidak aktif.
“Mengetahui itu, saya langsung komunikasi dengan pihak Dukcapil, dan mereka bertanya kenapa belum mengurus dokumen kependudukannya, pas saya cek di lapangan ternyata usianya sudah 80 tahun lebih dan sudah tidak bisa berjalan jauh. Dukcapil pun langsung turunkan tim ke rumah warga tersebut,” tandasnya. (B1)





