
Kendari, Datasultra.com – Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Kusworo melaksanakan kunjungan kerja di Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Rabu, 27 Maret 2024.
Kunjungan kerja Kabasarnas dalam rangka memeberikan pengarahan kepada internal, pengecekan peralatan alutsista, dan kunjungan ke Kapal Negara (KN) SAR Pacitan.
“Kunjungan saya dalam rangka melihat persiapan SAR khususnya di kantor-kantor SAR seluruh Indonesia,” ucap Kusworo saat diwawancarai awak media di Kantor Basarnas Kendari.
Khusus di Kendari, kata dia, untuk melihat dan mengevaluasi ke depan untuk penambahan alutsista. Sesuai paparan dari Kakansar Kendari yang menonjol tahun 2023 adalah kecelakaan kapal paling tinggi dibanding keadaan bencana lainnya.
“Ini menjadikan evaluasi ke depan untuk penambahan alutsista. Memang penambahan alutsista direncanakan tahun ini. Kebutuhan yang disampaikan Kakansar sebelumnya sudah dibahas dalam rapat kerja nasional,” ungkapnya.
Artinya, kata dia, dengan keterbatasan yang ada. Pihaknya memilah-milah untuk menjadikan skala prioritas. Contohnya, kebutuhan kapal yang bisa bergerak dengan lincah, kecepatan, bergerak bermanuver di lautan secara efektif dan efisien yang bisa menjangkau seluruh wilayah.
“Rencananya tahun ini kita akan mengadakan kapal jenis RBB untuk menambah kekuatan di Basarnas Kendari,” ujarnya.
Dari luasan yang ada, Basarnas Kendari memiliki 4 Pos dan 2 Unit SAR yang jarak jangkauannya relatif jauh. Contohnya Wakatobi, daratannya hanya 3 persen sisanya lautan.
“Ini menjadi triger untuk penambahan kekuatan alut yang berhubungan dengan air. Entah itu alat selam, kapal, maupun peralatan lain. Begitu juga di daerah-daerah lain yang rawan bencana,” pungkasnya. (Ld)





