
Baubau, Datasultra.com- Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Baubau terus memberikan bimbingan dan pelatihan kepada kliennya.
Kepala Bapas Baubau Sri Maryani melalui Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Madya, Sufriadi menjelaskan, untuk narapidana itu sendiri ketika ke Bapas maka statusnya berubah menjadi klien pemasyarakatan.
“Nah, apa saja yang di berikan ketika mereka sudah menjalani integrasi dan proses integrasi pembebasan bersyarat atau pun cuti bersyarat, pasti nanti mereka akan di berikan semacam bimbingan dan pelatihan,” jelasnya.
Bimbingan atau pelatihan ini, lanjut dia, konteksnya ada dua yakni bimbingan atau pelatihan kepribadian, dan pelatihan keterampilan. Itu yang dilakukan terhadap narapidana atau warga binaan pemasyarakatan yang sudah menjalani masa re-integrasi
“Untuk keterampilan, sesuai dengan kerjasama kita dengan kelompok masyarakat peduli pemasyarakatan (Pokmaslipas) itu ada beberapa pelatihan keterampilan yang mereka jalani disini. Meliputi pelatihan keterampilan servis motor, pelatihan pembuatan susu kedelai, pelatihan pembuatan kue dan beberapa pelatihan lainnya,” ujarnya.
Kata dia, sejauh ini pihaknya telah bekerja sama dengan 12 Pokmaslipas untuk melakukan bimbingan dan pelatihan untuk klien pemasyarakatan.
“Pelatihan itu kan sebagai upaya dari Bapas dalam hal ini perpanjangan Kemenkumham RI, tentu saja kami memberikan keterampilan bagi mereka sehingga ketika mereka kembali ke masyarakat mereka punya keterampilan dan saya kira bisa menjadi modal bagi mereka untuk membuka usaha,” tandasnya. (Sir)





