
Baubau, Datasultra.com- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Baubau telah menuntaskan program pelatihan keterampilan peningkatan kompetensi bagi masyarakat.
Penutupan kegiatan tersebut pun dipusatkan di Aula Palagimata Kantor Wali Kota Baubau, Senin 22 Juli 2024.
Total peserta pelatihan keterampilan tersebut sebanyak 130 orang yang terbagi beberapa jenis pelatihan, dengan waktu pelatihannya yang bervariasi.
Kepala Disnaker Kota Baubau, Moh Abduh menuturkan, tujuan kegiatan pelatihan ini tentunya dalam rangka meningkatkan kompetensi dari para peserta, yang awalnya mereka tidak tau, menjadi tau, awalnya tidak kompeten, menjadi kompeten.
“Sehingga diharapkan nanti mereka terjun ke masyarakat, mereka sudah dalam kondisi siap untuk bekerja,” tuturnya kepada sejumlah awak media.
Kata dia, jenis pelatihan keterampilan yang meliputi menjahit, kuliner, perbengkelan hingga kecantikan yang digelar tersebut adalah yang paling diminati oleh masyarakat.
“Paling diminati, karena menurut surveinya kita yang tahun lalu ternyata jenis jenis pelatihan seperti itu yang paling diminati oleh masyarakat,” katanya.
Selain itu, lanjut dia, Disnaker gencar melakukan pelatihan keterampilan ini salah satu tujuannya untuk menekan angka pengangguran di Kota Baubau.
Dari data tahun 2022, sambung dia, angka pengangguran Kota Baubau itu 5,38 persen, kemudian di tahun 2023 itu sudah menurun tinggal 4,17 persen.
“Harapannya dengan adanya pelatihan pelatihan seperti ini, menjadi trigger adalah untuk mempercepat penurunan laju pengangguran. Mudah-mudahan tahun depan, angka pengangguran kita akan jauh lebih menurun lagi,” sambungnya.
Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan keterampilan di bidang kecantikan, Aini mengaku sangat senang dengan adanya pelatihan yang digelar oleh Disnaker Kota Baubau.
“Selama pelatihan, saya melatih skill saya dimulai dari makeup, kami diajarkan tentang dasar dasar makeup mulai dari pengenalan bentuk wajah, dan apa apa saja yang digunakan saat akan merias wajah. Intinya yang kita pelajari ini dimulai dari dasar,” ujarnya.
Selain dilatih untuk meningkatkan skill dalam merias wajah, tambah dia, juga diberikan sertifikat dan itu sangat penting untuk membuka usaha dan juga diberi modal berupa alat alat makeup dan itu akan membantu peserta jika ingin membuka usaha di bidang kecantikan.
“Semoga kedepan saya bisa lebih meningkatkan lagi skill saya, dan semoga saya bisa menghasilkan cuan (uang) dengan skill yang saya miliki ini,” tandasnya. (Sir)





