
Kendari, Datasultra.com – Seorang pemancing bernama Harianto (37)
sempat terombang-ambing di sebelah selatan pulau pisang akibat kapal atau longboat yang digunakan mengalami mati mesin.
Awalnya, korban menggunakan longboat pergi memancing ikan di Perairan Donggala, Senin, 22 Juli 2024 sekira pukul 12.30 Wita. Perjalanan yang akan ditempuh sekitar tiga (3) jam dari pesisir Donggala.
Keesokan harinya, Selasa, 23 Juli 2024, warga asal Desa Donggala Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka ini memutuskan untuk kembali ke darat.
Dalam perjalanan, longboat yang digunakan mengalami kerusakan pada mesin. Korban berupaya memperbaiki namun mesin longboat sulit untuk dihidupkan. Lalu, korban menghubungi istrinya melalui via telepon untuk meminta pertolongan.
“Pukul 23.14 Wita, kami menerima informasi dari istri korban yang melaporkan telah terjadi kecelakaan kapal POB 1 orang mengalami mati mesin di sebelah selatan Pulau Pisang,” ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Amiruddin A.S dalam keterangannya, Rabu, 24 Juli 2024.
Berdasarkan informasi itu, lanjut Amiruddin, Tim Rescue POS SAR Kolaka diberangkatkan menuju Last Known Position (LKP) untuk memberikan bantuan SAR dengan jarak tempuh dari Pos SAR Kolaka dengan LKP sekira 31 NM.
“Setibanya di rumah korban, Tim Rescue mendapatkan informasi bahwa tim SAR gabungan tiba bersama korban di Pantai Babarina Desa Donggala,” ungkapnya.
Dimana, kata dia, korban ditemukan dalam keadaan selamat sekitar 8 NM arah timur dari LKP. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR terhadap seorang pemancing yang longboatnya mengalami mati mesin dinyatakan selesai dan ditutup. (Ld)





