Silaturahmi dengan Calon Paskibraka Sultra, Andap: Jadilah Pemimpin Yang Berintegritas

Pj Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto bersilaturahmi dengan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sultra di Ruang Pola Kantor Gubernur, Selasa 30 Juli 2024.
Listen to this article

Kendari, Datasultra.com- Pj Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto bersilaturahmi dengan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sultra di Ruang Pola Kantor Gubernur, Selasa 30 Juli 2024.

Selain bersilaturahmi, Pj Gubernur berkesempatan memberikan penguatan kepada 43 Siswa/Siswi SMA/SMK sederajat yang sedang mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan sebagai calon Paskibraka Provinsi Sultra.

Dalam arahannya, Andap menekankan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas sebagai landasan utama dalam mendukung reformasi budaya organisasi dalam menjalankan tugas sebagai anggota Paskibraka.

“Kalian adalah Putra-Putri terbaik yang telah terpilih melalui seleksi ketat. Tugas yang kalian emban adalah tugas mulia yang memerlukan disiplin, dedikasi, dan semangat nasionalisme,” tutur Andap.

“Membangun kepercayaan masyarakat memerlukan komitmen untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dengan prinsip kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin. Kepemimpinan yang berintegritas adalah kunci untuk mencapai tujuan ini,” sambungnya.

Pj Gubernur mengungkapkan, berbagai tren tantangan dan ancaman yang dihadapi saat ini, seperti ledakan populasi, urbanisasi yang semakin cepat, peningkatan konsumsi, penurunan kualitas lingkungan hidup, dan kesenjangan kesejahteraan.

“Perkembangan teknologi digital dan dunia yang semakin tanpa batas juga merupakan tantangan besar yang memerlukan perhatian serius untuk memastikan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Dalam konteks perkembangan lingkungan strategis (Banglistra), Andap menjelaskan penting untuk memahami perubahan dalam lingkungan global, regional, dan nasional.

“Kita harus menghadapi dinamika Banglistra, dimana masyarakat kini bukan hanya sebagai penerima keputusan, tetapi juga sebagai penilai utama kinerja melalui media sosial dan kanal pengaduan,” jelasnya.

Pj Gubernur turut membahas tentang cyber war dan pentingnya kesiapsiagaan terhadap ancaman dunia maya. Konsep cyber war dan serangan dunia maya harus dipahami dengan baik untuk menjaga keamanan informasi dan integritas sistem.

Pj Gubernur menekankan nilai integritas inti yang meliputi kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin.

“Pemimpin masa depan harus menjadi pemimpin yang berintegritas tinggi, memprioritaskan kepentingan bangsa dan negara, serta menjaga keutuhan, kekompakan, dan sinergitas dalam setiap aspek tugas dan tanggung jawab mereka,” tegasnya. (As)

Facebook Comments Box