
Kendari, Datasultra.com – Wisuda menjadi kebanggaan dalam hidup bagi mahasiswa dan mahasiswi karena dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik. Tentu bukan hal yang mudah untuk mencapai ke titik ini sebab butuh perjuangan dan kerja keras.
Biasanya, momen wisuda sangat dinantikan orang tua, kerabat dan orang terdekat. Perayaan kelulusan Aziz Ma’aruf hanya dihadiri dua adiknya. Ibunya telah meninggal dunia dan ayahnya sedang sakit.
Rasa bahagia campur haru terpancar dari wajah Aziz Ma’aruf saat dua adiknya menghadiri acara wisuda di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Senin 5 Agustus 2024.
Aziz Ma’aruf merupakan mahasiswa UHO Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Anak ketiga dari lima bersaudara ini meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,39 dengan lama studi 3 tahun 11 bulan.
Meski hanya didampingi oleh dua adik kesayangannya, Aziz merasa bersyukur dan tersenyum bahagia.
“Saya senang, seandainya almarhumah ibu masih ada pasti dia datang kesini,” ucap Aziz Ma’aruf dengan mata berkaca-kaca.
Aziz bilang ayahnya tidak bisa datang di acara wisuda karena sedang sakit. Namun dengan kehadiran dua adiknya ia merasa bahagia.
“Bapak saya ada di rumah sedang sakit jadi tidak bisa kesini. Tapi dengan kedatangan mereka (dua adiknya) Alhamdulillah bagi saya,” ungkapnya.
Anak dari pasangan Banjiruddin dan Sahria (Alm) memiliki keinginan untuk melanjutkan studi di salah satu Universitas yang ada di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
“InsyaAllah ada rezeki, rencananya saya melanjutkan kuliah S2 di Makassar. Yang dekat-dekat saja,” ujarnya.
Dari pantauan media ini, terlihat beberapa mahasiswa UHO yang telah wisuda datang memeluk kedua orang tuanya dengan rasa haru.
Bahkan, ada orang tua memeluk anaknya dengan erat masih menggunakan baju toga wisuda sambil tersenyum bahagia.
“Alhamdulillah nak,” ucap salah satu orang tua wisudawan sambil memeluk erat anaknya.
Diketahui, UHO Kendari melaksanakan wisuda gelombang pertama sebanyak 1.721 mahasiswa. Acara wisuda berlangsung di Gedung Auditorium Mokodompit UHO. Wisuda gelombang kedua akan dilaksanakan pada Selasa, 6 Agustus 2024.
Rektor UHO, Prof. Muhammad Zamrun Firihu meminta kepada para wisudawan dan Wisudawati untuk mendukung program Tracer Study Alumni UHO melalui pengisian data di laman tracer.uho.ac.id.
Tracer study dijadikan sebagai salah satu indikator kinerja PT oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Dimana, kata dia, tracer study ditujukan untuk melacak jejak lulusan atau alumni yang dilakukan 2 tahun setelah kelulusan.
Hasil tracer study tersebut akan membantu UHO dalam mengetahui posisi lulusan yang terserap di dunia kerja serta menyiapkan kompetensi lulusan sesuai dengan yang diperlukan di dunia kerja.
“Partisipasi alumni sangat mendukung kemajuan UHO ke depan,” pungkasnya. (Rk)





