
Kendari, Datasultra.com- Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari melakukan pelepasan mahasiswa KKN Batch 2 tahun 2024 yakni KKN Reguler dan KKN Membangun Desa-MBKM.
KKN UHO Kendari sendiri dilaksanakan dua kali yang pertama di bulan Januari dan kedua di bulan Agustus. Pada bulan Januari diusahakan di wilayah kepulauan karena angin ombak tidak terlalu kencang. Sementara di bulan Agustus karena musim timur dan angin kencang, maka lokasi pelaksanaan diprioritaskan di daratan.
Rektor UHO Kendari, Prof Muhammad Zamrun Firihu menuturkan, mahasiswa KKN diharapkan dapat berkontribusi di lokasi tempatnya KKN. Selama melaksanakan KKN, mahasiswa juga diminta untuk menjaga perasaan orang lain.
“Mari bercermin dan refleksi diri apakah yang kita perbuat merugikan orang lain atau tidak,” katanya di Auditorium UHO Kendari, Jumat 9 Agustus 2024.
Karena lokasi KKN ini di desa, seperti diketahui bahwa di desa itu menjunjung tinggi tata krama dan kesopanan yang paling utama.
Zamrun juga mengingatkan, karena saat ini musim politik maka mahasiswa diharap menjaga integritasnya dan tidak terlibat dalam politik praktis.
“Berharap mereka bisa membawa diri dengan baik, sehingga berinteraksi dengan hati yang lapang,” harap Zamrun.
Sementara itu, Ketua Panitia KKN Batch 2 Tahun 2024, Muhaimin Hamzah mengungkapkan, KKN Batch 2 Tahun 2024 akan dilakukan dalam dua skema yaitu KKN Reguler dan KKN Membangun Desa-MBKM.
KKN Reguler akan dilaksanakan selama 30 hari efektif di lapangan dan KKN MD-MBKM akan dilaksanakan selama kurang lebih lima bulan sudah termasuk persiapan, konsultasi dengan pembimbing, program studi, dan desa dengan lama di lapangan minimal tiga bulan.
Tahapan pendaftaran kedua skema KKN tersebut telah dimulai sejak akhir bulan Juni 2024 yang keseluruhannya dilakukan secara online melalui website: kkn.uho.ac.id mulai dari pedaftaran calon peserta, persetujuan prodi, dan pembentukan kelompok.
“Sampai dengan pelepasan ini kami laporkan bahwa jumlah mahasiswa yang akan mengikuti KKN Reguler sebanyak 4.765 orang dan KKN MD-MBKM sebanyak 154 orang,” terangnya.
Adapun Jumlah kelompok yang terbentuk dan siap diberangkatkan berjumlah 330 kelompok yang akan tersebar di delapan kabupaten/kota wilayah daratan Sulawesi Tenggara untuk KKN Reguler (Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Kabupaten Konawe Selatan.
Kemudian, Kabupaten Konawe Utara, Kabupaten Bombana, Kabupaten Kolaka, Kabupaten Kolaka Timur, dan Kabupaten Kolaka Utara) dan 10 kelompok untuk KKN MD-MBKM pada empat kabupaten/kota yaitu Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Kabupaten Konawe Selatan, dan Kabupaten Kolaka Timur.
Setiap kelompok akan didampingi oleh 1 orang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk KKN Reguler dan 2 orang DPL untuk KKN MD-MBKM. Dengan demikian DPL yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 350 orang, 330 DPL KKN Reguler dan 20 DPL KKN MD-MBKM.
“Saat ini panitia sementara menyelesaikan administrasi yang berkaitan dengan mahasiswa dan DPL dengan prediksi akan tuntas distribusinya pada Sabtu 10 Agustus 2024, sehingga pemberangkatan akan dilakukan secara bertahap mulai tanggal 10 sampai dengan 12 Agustus 2024,” pungkasnya. (N1)





