“Bahteramas Berlayar Kembali” Program Tina Nur Alam-Ihsan Taufik di Pilgub Sultra

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Tina Nur Alam dan LM Ihsan Taufik Ridwan.
Listen to this article

Kendari, Datasultra.com – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Tina Nur Alam-LM Ihsan Taufik Ridwan (Tina-Ihsan) memiliki program unggulan “Bahteramas Berlayar Kembali”.

Diketahui, Tina Nur Alam adalah politisi senior yang berpengalaman dan memiliki pengetahuan dalam bidang politik pemerintahan, meniti karir sebagai ASN Pemprov Sultra hingga anggota DPR RI.

Demikian juga dengan LM Ihsan Taufik. Ia sosok politisi muda Golkar yang punya latar belakang pengusaha dan juga putra politisi Golkar Ridwan Bae.

Tina Nur Alam memaparkan program unggulan “Bahteramas Berlayar Kembali” antara lain membuka 100 ribu lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat melalui industrialisasi sektor peternakan, kelapa sawit dan perikanan. Kewajiban penyerapan tenaga kerja lokal bagi seluruh industri dan usaha yang ada di Sultra.

Selain itu, Sultra jalan mulus dengan perbaikan jalan jalan provinsi di 100 hari pertama, penerangan jalan di 100 persen akses utama jalan provinsi. Sistem monitoring, pelaporan dan tanggap cepat jalan rusak 24 jam, mendorong pembangunan jembatan Muna Buton secara kolaboratif bersama pemerintah pusat.

Kemudian, Sultra pangan murah dengan program kupon murah bagi 100 ribu keluarga miskin, pengendalian harga melalui operasi pasar di Seluruh pasar sentral se Sultra. Melakukan pemantauan harga melalui sistem monitoring digital dan real time, program pengembangan sentra peternakan sapi dan tani Sultra, serta optimalisasi sumber daya pangan lokal.

Lalu, program Sultra pupuk murah yakni menyediakan 5 juta benih unggul dan 10 ribu ton pupuk, kebijakan jaminan harga pupuk oleh Pemprov serta optimalisasi produksi pupuk lokal Sultra.

“Program unggulan lainnya adalah Sultra bebas banjir yaitu memulihkan lahan bekas tambang dan merevitalisasi 1000 hektar daerah resapan hijau, dengan melibatkan 50 kelompok masyarakat revitalisasi 10 daerah aliran sungai (DAS) utama yang ada di Sultra,” ucap Tina Nur Alam, Senin, 2 September 2024.

Selanjutnya, program mitigasi dan adaptasi bencana banjiri melalui sosialisasi dan pelatihan kepada 20 ribu penduduk di 50 desa bekas tambang dan pesisir serta pelatihan mitigasi bencana untuk 100 ribu warga.

“Dan pemberian sanksi tegas bagi pembangunan dan kegiatan yang melanggar ijin lingkungan,” tegasnya. (Ld)

Facebook Comments Box