
Kendari, Datasultra.com- Calon Wali Kota Kendari, Giona Nur Alam disambut meriah oleh ratusan pendukungnya dalam kunjungan ke Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Kamis 19 September 2024.
Di hadapan para pendukungnya, Giona mengungkapkan rasa keprihatinannya terhadap berbagai permasalahan infrastruktur di Kota Kendari, khususnya di Poasia.
“Saya sangat prihatin melihat kondisi jalan yang rusak, PDAM yang tidak maksimal, serta lampu jalan yang minim. Mau marah, saya tak tahu harus marah ke siapa. Bantuan yang saya berikan juga terasa belum cukup, jadi akhirnya saya memutuskan untuk maju sebagai Calon Wali Kota agar bisa berbuat lebih untuk masyarakat,” ujarnya.
Giona juga menyoroti penggunaan sumur bor yang menurutnya bukan solusi jangka panjang bagi masalah air bersih di Kendari.
“Sumur bor tidak baik untuk kelestarian lingkungan. Jika dieksploitasi berlebihan, akan berdampak negatif dan rehabilitasi sumber daya air tanah akan sulit dilakukan. Konservasi yang tepat harus dilakukan agar sumber daya air ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Selain itu, Giona menyinggung masalah banjir yang kerap melanda Kota Kendari, serta berjanji untuk membuka 15 ribu lapangan kerja dan memberikan bantuan modal usaha bagi UMKM sebagai bagian dari upayanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya berharap bapak dan ibu percaya kepada saya. Insya Allah, saya dan Pak Subhan akan bekerja keras untuk memberikan yang terbaik bagi Kota Kendari. Pak Subhan juga maju sebagai calon Wakil Wali Kota karena beliau merasakan keresahan yang sama dan ingin menindaklanjuti aspirasi masyarakat,” jelas Giona.
Pada kesempatan itu, Giona turut memeriahkan acara dengan mengadakan kuis dan memberikan hadiah kepada warga yang hadir.
Dengan visi yang jelas, Giona dan Subhan siap membawa perubahan positif bagi Kota Kendari jika terpilih pada Pilkada 2024.
Acara tersebut juga dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat penting, seperti mantan Kepala BKD Kota Kendari, Boy Asis, serta sesepuh Kampung Bugis Poasia, H Mode, dan Samsukuan Haris. (Sir)





