
Bombana, Datasultra.com- Danradatu, seorang ibu dari empat anak di Bombana, kini semakin memahami pentingnya gizi bagi tumbuh kembang buah hatinya. Berkat program penanganan stunting yang didukung oleh Alfamidi, salah satu anaknya, Afika Inarah, berhasil terlepas dari ancaman stunting.
Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) Alfamidi, yang bertujuan untuk mendukung generasi emas Indonesia tumbuh sehat dan optimal.
Awalnya, Danradatu mengetahui program ini melalui kader posyandu yang merekomendasikan putrinya sebagai penerima manfaat.
“Awalnya bingung, belum tahu program ini. Saya diberitahu kader, program ini terkait tumbuh kembang anak,” ungkap Danradatu.
Afika yang saat itu berusia 4 tahun, mengalami pertumbuhan yang tidak sesuai dengan usianya, baik dari segi berat maupun tinggi badan.
Namun, setelah mengikuti program selama satu tahun, berat badan Afika meningkat signifikan dari 10 kilogram, seiring dengan bantuan yang diberikan Alfamidi berupa 30 butir telur, susu, dan makanan tambahan setiap bulannya selama enam bulan.
Telur, yang menjadi salah satu sumber gizi utama dalam program ini, kaya akan protein dan berbagai nutrisi penting seperti vitamin A, B, D, dan K, serta mineral seperti zat besi, yodium, dan seng. Nutrisi ini sangat penting dalam mendukung perkembangan saraf dan otak anak.
“Alhamdulillah, saya sangat terbantu dengan program ini. Sekarang saya lebih paham bagaimana memantau perkembangan anak sesuai usianya,” tambah Danradatu.
Program penanganan stunting dari Alfamidi ini telah berjalan sejak 2023 dan telah memberikan dampak positif bagi puluhan anak. Pada tahun 2024, program ini diperluas, dengan 290 anak dari berbagai wilayah di Indonesia mendapat manfaat serupa.
Danradatu, seperti ibu-ibu lainnya, berharap program ini terus berlanjut sehingga semakin banyak anak di Bombana dan wilayah lainnya yang terbebas dari ancaman stunting dan tumbuh dengan sehat.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana, Abdul Aziz menyampaikan apresiasi atas dukungan Alfamidi dalam upaya pemerintah menanggulangi stunting di daerahnya.
“Kami sangat mengapresiasi bantuan gizi ini. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan positif Alfamidi dalam pencegahan stunting di Bombana,” jelasnya.
Stunting sendiri terjadi akibat kekurangan gizi mikro seperti vitamin A, zat besi, folat, dan seng, yang dapat memengaruhi perkembangan fisik dan kognitif anak serta meningkatkan risiko infeksi.
Program Alfamidi menjadi salah satu langkah nyata dalam mengatasi permasalahan ini, dengan harapan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak di masa mendatang. (Sir)





