
Kendari, Datasultra.com- Pemerintah Provinsi ( Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang berencana membangun patung Halu Oleo di kawasan Bandara Halu Oleo, Kabupaten Konawe Selatan.
Patung tersebut akan menjadi ikon baru Bumi Anoa, dengan total anggaran pembangunan sebesar Rp2,6 miliar.
Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Sultra, Martin Efendi Patulak menjelaskan, patung Halu Oleo akan berdiri di atas dudukan setinggi 3 meter, sementara patung itu sendiri memiliki tinggi 6 meter, sehingga total keseluruhan mencapai 9 meter.
“Dudukan patungnya 3 meter, sedangkan tinggi patung 6 meter, jadi totalnya 9 meter,” ujar Martin saat ditemui oleh media ini, Kamis 26 September 2024.
Pembangunan patung ini akan dimulai pada Oktober 2024 dengan peletakan batu pertama, dan ditargetkan rampung pada Desember 2024.
Kabid Cipta Karya, La Liusu menambahkan, pengerjaan proyek ini akan berlangsung sejak 29 Agustus hingga 26 Desember 2024, dengan kontraktor pelaksana CV Kapande Wonua. Total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp2.639.392.780.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pengrajin patung di Jawa. Pengerjaan patung ini akan lebih mudah dibandingkan Patung Oputa Yii Koo di Kota Baubau karena ukurannya lebih kecil dan bisa dimuat dalam kontainer, sehingga akan dikirim utuh ke Sultra,” ungkap La Liusu.
Ia juga menyebutkan bahwa patung tersebut diperkirakan tiba pada November 2024 dan siap dipasang.
“Informasi yang kami dapat, patung dapat selesai dalam waktu tiga bulan, tetapi kami minta dipercepat,” tutupnya. (Rk)





