Debat Publik Perdana Pilkada Kendari, Yudhi-Nirna Paparkan 7 Program Menyala

Lima Paslon adu visi misi pada debat perdana, di salah satu Hotel Kendari, Rabu 30 Oktober 2024.
Listen to this article

Kendari, Datasultra.com – Debat publik perdana Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari resmi digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota  Kendari di Claro Hotel Kendari, Rabu 30 Oktober 2024.

Pada kesempatan tersebut, pasangan calon Yudhianto Mahardika Anton  Timbang-Nirna Lachmuddin, mengungkapkan visi dan misi yang akan diusung jika terpilih memimpin Kota Kendari.

“Kami akan mewujudkan Kendari Meambo atau kota yang maju, aman dan bersih demi kesejahteraan masyarakat,”  kata Yudhianto.

Ia menjelaskan bahwa visi  tersebut akan dicapai dengan tujuh program Menyala yang dibangun berdasarkan prinsip budaya Kendari yakni  semboyan adat Inae Konasara Iyei  pinesara, Inae Liasara Iyei pinekasara yang  artinya siapa yang menghormati adat maka ia patut dihormati, tetapi ketika ia tidak mematuhi adat maka ia tidak dihormati.

“Simbol Konasara yaitu upaya untuk menciptakan masyarakat yang berbudi  luhur, menjaga ketentraman, dan kesejahteraan bersama. Hal ini juga selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,”  tambahnya.

Yudhianto mengisahkan bahwa  pembangunan Kota Kendari seperti pohon. Dengan akar yang menghujam kuat, batang yang kokoh dan buah yang melimpah.

Akar yang kuat adalah program  Menyala Bersih dan Menyala Berkah, yang mewakili komitmen Paslon Yudhi-Nirna untuk menjalankan pemerintahan yang bersih dan  penuh keberkahan.

“Melalui Menyala Berkah, kami akan  mendukung kegiatan ibadah untuk semua  agama, dan menyisihkan gaji kami untuk  memberangkatkan umrah, serta menyelenggarakan sedekah seperti makan siang gratis di rumah dinas,” bebernya.

Selanjutnya, Batang yang kokoh melambangkan infrastruktur, melalui  program Menyala Nyaman Aman dan  Terang, Paslon Yudhi-Nirna akan  memperbaiki sebanyak 34 persen jalan rusak di Kendari.

Kemudian, Paslon Yudhi-Nirna juga akan menyelesaikan permasalahan banjir dengan memperbaharui drainase dan  menggunakan teknologi pintu air otomatis.

“Penerangan juga akan diperbaiki, terutama dilorong yang gelap untuk meningkatkan keamanan,” ungkapnya.

Selanjutnya, Cabang yang luas yakni menggambarkan pendidikan, kebudayaan dan kesehatan. Melalui  Menyala Sehat, Paslon Yudhi-Nirna akan memberikan beasiswa untuk pelajar kedokteran dan mengatasi gizi buruk dan stunting dengan percepatan program makan siang dan susu gratis untuk anak dan ibu hamil.

“Kami juga sudah menyiapkan program bantuan seragam sekolah gratis untuk  anak-anak SD dan SMP dari keluarga yang kurang mampu,” jelasnya.

Sementara itu, filosofi dari daun dan buah  dari pohon itu adalah ekonomi rakyat. Melalui Menyala Sejahtera, Paslon Yudhi-Nirna bertekad untuk membuka  lapangan kerja baru dengan  memberdayakan ribuan UMKM dengan membuat rumah belajar, akses modal,  investasi, rumah kemasan, rumah produksi, dan rumah ekspor, dan rumah kreatif bagi  kaum difabel.

“Upaya itu kita lakukan agar UMKM naik kelas, usaha ultra mikro naik kelas menjadi usaha mikro, mikro menjadi kecil, kecil menjadi menengah, dan menengah menjadi besar. Kami yakin cita-cita mulia ini ibarat menjadi pohon besar yang memberikan  keteduhan, kekuatan, dan kehidupan,” pungkasnya. (Rk).

Facebook Comments Box