
Baubau, Datasultra.com- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Baubau kembali menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran melalui langkah nyata.
Disnaker menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan keterampilan berdasarkan klaster kompetensi, bertempat di Gedung Dekranasda Kota Baubau, Senin 16 Desember 2024.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Penjabat Wali Kota Baubau, Rasman Manafi sebagai bentuk realisasi Dana Insentif Fiskal (DIF) tahun anggaran 2024 yang diterima Pemkot Baubau sebesar Rp 5,7 miliar.
Dari jumlah tersebut, Disnaker mendapatkan alokasi kurang lebih Rp 1 miliar yang dimanfaatkan untuk berbagai jenis pelatihan. Seperti menjahit, barista, servis HP, perbengkelan, hingga makeup artis.
Kepala Disnaker Kota Baubau, Moh Abduh menjelaskan, total penerima bantuan dari berbagai jenis pelatihan ini mencapai 100 orang. Bantuan tersebut berupa alat-alat pendukung yang diharapkan dapat menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Kami berharap dengan bantuan ini, masyarakat mampu menciptakan peluang ekonomi. Meski tidak langsung menjadikan mereka ahli, namun langkah ini menjadi awal yang baik untuk memulai kegiatan produksi dan ekonomi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan secara maksimal.
“Bantuan ini tidak boleh dijual, tetapi harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Kami juga akan terus memantau penggunaannya,” tambahnya.
Langkah-langkah konkret yang dilakukan Disnaker Baubau ini telah memberikan dampak signifikan terhadap penurunan angka pengangguran di kota tersebut.
Berdasarkan data, tingkat pengangguran turun dari 5,38 persen menjadi 4,17 persen.
“Dengan adanya bantuan ini, kami optimis angka pengangguran dapat terus menurun ke depannya,” pungkasnya. (Sir)





