Sinergi Pemkot Kendari dan BNN Cegah Penyalahgunaan Narkotika di Kalangan Pelajar

Dikbud Kendari gelar sosialisasi pencegahan peredaran penyalahgunaan Narkotika di kalangan pelajar di Ruang Samaturu, Balai Kota Kendari, Selasa (14/01/2025).
Listen to this article

Kendari, Datasultra.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) terus menggencarkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar.

Hal ini ditandai dengan sosialisasi bersama kepala sekolah se-Kota Kendari yang melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kendari di Ruang Samaturu, Balai Kota Kendari, Selasa sore 14 Januari 2025.

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Parinringi, mengapresiasi langkah strategis yang diinisiasi Kepala Dinas Dikbud Kendari.

Menurutnya, penyalahgunaan narkotika sudah menjadi masalah serius, termasuk di kalangan pelajar.

“Peredaran narkotika kini semakin masif, bahkan dalam bentuk produk jajanan ringan. Ini harus menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata Parinringi.

Salah satu strategi yang disarankan adalah pemasangan CCTV di lingkungan sekolah. Meski belum dapat diterapkan di semua sekolah, Pemkot Kendari akan mengupayakan implementasinya secara bertahap.

“CCTV bisa dipasang di lokasi strategis, seperti tempat berkumpulnya siswa, untuk mendukung pengawasan,” tambahnya.

Kepala BNN Kendari, AKBP Mohamad Dafi Bastomi memaparkan data mengkhawatirkan terkait penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja. Pada tahun 2023, tercatat tujuh pengguna narkotika dari siswa SD (usia 14-16 tahun) dan delapan dari tingkat SMP.

Angka ini melonjak tajam pada tahun 2024, dengan 51 kasus di kalangan siswa SMP dan MTs. Mayoritas pengguna diketahui mengonsumsi sabu dan tembakau gorila.

“Penyalahgunaan narkotika merusak otak. Oleh karena itu, orang tua dan kepala sekolah harus mengenali ciri-ciri pengguna narkotika. Bagi pengguna, hukumannya adalah rehabilitasi, sementara pengedar akan dikenai pidana penjara,” jelas Dafi Bastomi.

Kepala Dinas Dikbud Kendari, Saemina menegaskan pentingnya koordinasi dengan BNN Kendari untuk memberantas penyalahgunaan narkotika.

“Penyalahgunaan narkotika adalah musuh bersama. Kepala sekolah sebagai ujung tombak pendidikan harus aktif berperan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Dengan sinergi antara Pemkot Kendari, Dikbud, dan BNN, diharapkan pencegahan dan pemberantasan narkotika dapat berjalan efektif, menjadikan Kendari sebagai kota yang bebas dari penyalahgunaan narkotika. (N1)

Facebook Comments Box