
Kendari, Datasultra.com- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Dewan Pengurus Daerah (DPD) IWAPI Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan pembagian makanan bergizi gratis di Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, Kota Kendari.
Acara ini merupakan bentuk dukungan IWAPI terhadap program pemerintah yang dipelopori oleh Presiden Prabowo Subianto, dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi perempuan dan peningkatan kesehatan masyarakat.
Kegiatan yang mengusung tema “50 Tahun IWAPI Konsisten Dalam Pemberdayaan Ekonomi Perempuan, Inovatif, Inklusif, Kolaboratif Menuju Indonesia Emas” ini dihadiri oleh Ketua Umum DPD IWAPI Sultra, Rinna Diazella, S.M., M.M., bersama anggota DPD dan DPC Kota Kendari, serta perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sultra.
Acara ini juga diikuti secara virtual oleh IWAPI se-Indonesia, dengan koordinasi langsung dari Ketua Umum DPP IWAPI Pusat, Nita Yudi.
Kegiatan pembagian makanan bergizi gratis ini merupakan bagian dari upaya IWAPI untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya anak-anak yang berisiko mengalami stunting.
Almin, Sub Koordinator Bimbingan Masyarakat dan Gizi Kesejahteraan Sosial Dinas Kesehatan Provinsi Sultra, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan program prioritas pemerintah yang bertujuan untuk menurunkan prevalensi stunting di Indonesia.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak mulai dari balita hingga sekolah dasar. Pemberian makanan bergizi ini diharapkan dapat menurunkan angka stunting, yang dampaknya bisa terasa saat anak-anak tersebut tumbuh dewasa,” ungkap Almin.
Ia juga mengapresiasi kontribusi DPD IWAPI Sultra yang telah mendukung program pemerintah ini, dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkesinambungan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Almin memastikan bahwa makanan yang dibagikan telah memenuhi standar gizi seimbang. Setiap paket makanan mengandung protein, karbohidrat, lemak sehat, serta vitamin dari sayuran dan buah, untuk mendukung pertumbuhan fisik dan kognitif anak-anak.
“Paket makanan yang dibagikan sudah sesuai dengan prinsip gizi seimbang, yang mencakup sumber tenaga dari karbohidrat, protein, serta lemak sehat. Selain itu, kami juga memastikan ada sayur-sayuran dan buah sebagai sumber vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh,” tambah Almin.
Ketua DPD IWAPI Sultra, Rinna Diazella, S.M., M.M., mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan pelaksanaan kegiatan pembagian makanan bergizi gratis yang menyasar anak-anak di Pondok Pesantren Darul Mukhlisin.
Rinna menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen IWAPI untuk mendukung program pemerintah, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi perempuan dan kesehatan masyarakat.
“Kami sangat mendukung program pemerintah yang dipelopori oleh Presiden Prabowo Subianto. IWAPI Sultra berusaha berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keberhasilan program ini,” kata Rinna.
Rinna menyampaikan bahwa IWAPI Sultra telah membagikan kurang lebih 2.500 paket makanan dari 6 DPC se-Sultra. Secara nasional, target pembagian makanan mencapai 50.000 paket, namun berhasil melampaui target dengan total 60.300 paket yang dibagikan di 36 provinsi.
Rinna Diazella berharap agar kegiatan pembagian makanan bergizi gratis ini dapat berlanjut dan menjadi program rutin yang melibatkan lebih banyak pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara IWAPI dan pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama dalam mengatasi masalah gizi buruk dan stunting. Kami juga berharap kegiatan ini bisa berjalan berkesinambungan dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat di Sulawesi Tenggara,” tuturnya.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, H. Jamaludin, S.Ag., M.Pd.I, yang diwakili oleh pengurus pondok pesantren, menyampaikan terima kasih kepada IWAPI Sultra atas bantuan yang diberikan.
Ia mengungkapkan rasa syukur karena anak-anak di pondok pesantren ini bisa mendapatkan makanan bergizi gratis yang sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan belajar mereka.
“Alhamdulillah, kami berterima kasih karena anak-anak kami bisa mendapatkan makanan bergizi gratis ini. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi kami semua, khususnya bagi anak-anak yang sedang menuntut ilmu di pesantren ini,” ungkap pengurus yayasan.
Sebagai penutup, kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama untuk keberlanjutan program yang bermanfaat ini. Dengan kolaborasi yang kuat antara IWAPI, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta perubahan signifikan dalam peningkatan gizi, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi perempuan di Indonesia. (As)





