
Muna, Datasultra.com – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Muna periode 2024-2026 resmi dilantik.
Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muna Selasa, 11 Februari 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Optimalkan Kepemimpinan Demi Kestabilan Arah Gerakan Nasionalisme dan Marhaenisme”.
Ketua Panitia La Ode Saharudin menjelaskan, pelantikan ini merupakan langkah legalisasi bagi kepengurusan baru.
“Kegiatan pelantikan ini sebagai landasan legalitas dari semua kepengurusan baru periode 2024-2026 yang diketuai oleh Bung Ruslan,” kata Saharuddin dalam keterangannya, Selasa, 11 Februari 2025.
Sementara itu, Ketua DPC GMNI Muna Ruslan menegaskan, keberlanjutan dan efektivitas gerakan GMNI sangat bergantung pada kepemimpinan yang visioner, progresif, serta berakar kuat pada nilai-nilai nasionalisme dan marhaenisme.
“Dengan kepemimpinan yang optimal, GMNI dapat tetap menjadi kekuatan intelektual dan sosial yang mampu menjawab tantangan zaman, khususnya dalam memperjuangkan keadilan sosial bagi kaum marhaen,” tegasnya.
Ruslan juga berharap kepengurusan baru ini dapat semakin mengokohkan GMNI sebagai wadah intelektual progresif yang melahirkan pemimpin masa depan dengan orientasi perjuangan rakyat.
“Kepemimpinan yang kuat akan memastikan GMNI tetap eksis sebagai organisasi yang aktif dalam memperjuangkan demokrasi, hak-hak sosial, serta keadilan bagi kaum marhaen,” ungkapnya.
Menurut Ruslan, pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan awal untuk mempertegas kembali peran GMNI dalam membangun bangsa dengan semangat nasionalisme dan marhaenisme yang semakin kokoh.
Di tempat yang sama, Ketua DPD GMNI Sulawesi Tenggara, Rio Laumpara berharap agar seluruh anggota dan kader GMNI Muna tetap berkomitmen menjaga ideologi Bung Karno, sehingga nilai-nilai perjuangan marhaenisme dapat terus berkembang di Muna.
“Tentu harapan dan cita-cita itulah yang harus kita kuatkan ke depan agar bisa berbakti kepada nusa dan bangsa,” ujarnya.
Apalagi posisi GMNI di Pemilu 2024 tetap menjaga independensi organisasi dan tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun. Rio menekankan agar GMNI Muna terus menjalankan nilai-nilai perjuangan marhaenisme sesuai dengan ajaran Bung Karno.
Ketua DPRD Muna sekaligus Pembina DPC GMNI Muna Rahim menggarisbawahi pentingnya kerja-kerja organisasi yang sistematis dan masif.
“Pengurus DPC GMNI Muna yang baru dilantik harus tetap siap dan selalu aktif dalam melaksanakan program kerja di masing-masing bidang,” harapnya.
Ia mengajak GMNI Muna untuk terus merespons isu-isu kebijakan daerah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat serta memperkuat peran kelompok Cipayung sebagai pusat gerakan perubahan.
“Saya berharap isu-isu di Kabupaten Muna bisa selalu direspons, apalagi sekarang banyak kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat. Kehadiran kelompok Cipayung juga bisa menjadi sentral ger” tutupnya. (Len)





