
Muna Barat, Datasultra.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 1416/Muna secara resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 di Kabupaten Muna Barat (Mubar).
Upacara pembukaan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tiworo Tengah, Rabu 19 Februari 2025.
Upacara ini dipimpin oleh Pj Bupati Muna Barat, Pahri Yamsul melalui Asisten I, Muh. Naazirun, serta dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Kolonel Infanteri Puguh Binwanto, Dandim 1416/Muna Letnan Kolonel Infanteri Gilles Royce Barnabi Hogendorp, perwakilan Polres Muna, Kejaksaan Negeri Muna, Kepala Bandara Sugimanuru, dan Pemda Muna Barat.
Dalam sambutannya, Asisten I Muh. Naazirun menegaskan bahwa TMMD merupakan program terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang bertujuan mempercepat pembangunan daerah.
“TMMD menjadi bentuk kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat yang dapat membangkitkan serta mendorong percepatan program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan,” ujarnya.
Ia juga meminta perangkat daerah yang terlibat untuk mendukung program ini secara maksimal dan tetap berpedoman pada peraturan yang berlaku.
“Keberhasilan TMMD tidak lepas dari sinergitas yang baik antara TNI, stakeholder, masyarakat, dan seluruh unsur yang ada,” lanjutnya.
Lebih lanjut, ia berharap hasil dari TMMD dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Tiworo Tengah dan Kecamatan Barangka.
“Program TMMD Kabupaten Muna Barat merupakan wujud kepedulian dan keharmonisan hubungan antara TNI dan Pemda untuk mewujudkan harapan masyarakat dalam percepatan pemerataan pembangunan serta menjadikan Muna Barat sebagai Liwu Mokesa,” katanya.
Di tempat yang sama, Dandim 1416/Muna, Letnan Kolonel Infanteri Gilles Royce Barnabi Hogendorp, menjelaskan bahwa TMMD ke-123 akan berlangsung dari 19 Februari hingga 20 Maret 2025.
TMMD tersebut mencakup tiga desa meliputi Desa Waulai Kecamatan Barangka, Desa Mekar Jaya Kecamatan Tiworo Tengah, dan Desa Momuntu Kecamatan Tiworo Tengah.
Menurutnya, program TMMD tahun ini memiliki dua sasaran utama, fisik dan non-fisik.
“Dalam pelaksanaan TMMD, ada beberapa sasaran fisik, yaitu pembangunan jalan usaha tani, pembangunan gedung kantor SD 5 Tiworo Tengah, dan pembangunan ruang belajar SD Negeri 5 Tiworo Tengah,” jelasnya.
Selain itu, terdapat juga sasaran non-fisik, meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan tentang bahaya narkoba, penyuluhan KB dan kesehatan, dan penyuluhan pertanian dan peternakan.
Dengan berbagai kegiatan ini, TMMD diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di Muna Barat. (Len)





