
Muna Barat, Datasultra.com – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Desa Wuna, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Jumat, 7 Maret 2025. Uang tunai puluhan juta ikut terbakar.
Diketahui, rumah tersebut milik pasangan suami istri La Ntaano (70) dan Wa Lubi (60). Rumah berukuran 5×20 meter berbahan kayu jati dan beratap seng dihuni dua kepala keluarga
Api pertama kali muncul di dalam kamar bagian tengah rumah. Di dalam kamar itu masih ada dua cucu mereka berusia satu dan tiga tahun. Beruntung, kedua anak itu berhasil diselamatkan sebelum api membesar. Kebakaran terjadi, pemilik rumah La Ntaano dan istrinya tidak berada di rumah.
Kebakaran ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Api dengan menjalar hingga menghanguskan seluruh isi rumah, termasuk uang tunai Rp20 juta, ATM berisi Rp7 juta, tiga unit handphone, kulkas, serta barang berharga lainnya. Total kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 18.15 Wita setelah menerima laporan dari warga setempat. Mobil damkar hingga tiga kali bolak balik mengambil air untuk memadamkan api. Sekira pukul 20.30 Wita, api berhasil dijinakkan.
Kepala Pelaksana BPBD Muna Barat, Ir Karimin menyatakan, pihaknya menurunkan tim kaji cepat untuk menilai kondisi korban, tingkat kerusakan, dan total kerugian akibat kebakaran ini.
“BPBD akan menunggu berkas dari pihak pemerintah desa sebagai kebutuhan administrasi dalam mengurus bantuan sosial,” ucapnya.
Masih kata dia, bantuan akan diberikan dalam bentuk uang tunai dengan besaran yang disesuaikan aturan yang berlaku untuk memenuhi kebutuhan mendesak sebelum kondisi korban pulih kembali.
“Kami berharap Dinas Perumahan dapat turut serta dalam proses rehabilitasi rumah korban, karena dalam nomenklatur kegiatannya mencakup rehabilitasi rumah pasca bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Analis Mitigasi Bencana BPBD Muna Barat, Amsar yang juga menjadi koordinator dalam kaji cepat kejadian ini mengungkapkan bahwa BPBD telah menyalurkan bantuan pangan berupa beras, telur, dan mi instan sebagai kebutuhan darurat korban.
“Kami juga berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi seluruh warga Muna Barat agar lebih waspada terhadap berbagai ancaman bencana, termasuk banjir, angin puting beliung, dan kebakaran rumah,” kata Amsar kepada media ini, Jumat, 7 Maret 2025 malam.
Kepala Desa Wuna, Samurudin menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan pendataan rinci terkait kerugian akibat kebakaran ini untuk dilaporkan ke Dinas Sosial guna mempercepat penyaluran bantuan bagi korban.
“Kami segera melakukan pendataan terkait kerugian akibat kebakaran ini untuk dilaporkan ke Dinas Sosial guna mempercepat penyaluran bantuan bagi korban,” bebernya.
Konfirmasi terpisah, Kapolsek Lawa IPDA Haswan mengaku menerima informasi kebakaran saat persiapan berbuka puasa bersama anggotanya di Polsek.
“Setelah menerima informasi, saya langsung memberikan arahan kepada anggota untuk memeriksa kondisi di lokasi kejadian. Begitu tiba di kantor pemadam kebakaran, tim pemadam sudah lebih dulu berangkat ke lokasi,” tuturnya.
Perwira satu balok dipundak ini berharap pemerintah daerah turun tangan untuk memberikan bantuan kepada korban. (Len)





