
Kendari, Datasultra.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR) menghadiri dan memimpin acara pelantikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dan Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Sultra untuk masa bakti 2025-2030 di Aula Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur, Rabu 12 Maret 2025.
Pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi provinsi dan daerah, termasuk Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, Ketua DPRD Provinsi Sultra, La Ode Tariala, Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Asrun Lio, serta para Bupati/Walikota se-Sultra.
Turut hadir pula Ketua TP-PKK dan Pembina Posyandu Provinsi Sultra, Arinta Nila Hapsari, serta perwakilan dari berbagai organisasi terkait.
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka mengucapkan selamat kepada seluruh Ketua TP-PKK dan Pembina Posyandu yang baru dilantik.
Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah amanah besar untuk menggerakkan pemberdayaan keluarga dan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di tingkat desa dan kelurahan.
“Pelantikan ini adalah awal dari tanggung jawab yang besar. Saya berharap para Ketua TP-PKK dan Pembina Posyandu dapat menjalankan tugasnya dengan penuh amanah, menggerakkan pemberdayaan keluarga, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah masing-masing,” ujar Gubernur.
Gubernur juga menyoroti transformasi besar yang sedang dilakukan pada Posyandu. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu tidak lagi hanya fokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi telah diperluas mencakup enam standar pelayanan minimal (SPM).
Keenam bidang tersebut meliputi Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas), serta Bidang Sosial.
“Posyandu mulai tahun 2024 tidak hanya terbatas pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mengintegrasikan berbagai aspek pelayanan yang lebih luas untuk masyarakat desa dan kelurahan. Saya harap para Ketua TP-PKK dan Pembina Posyandu dapat memanfaatkan jaringan luas yang dimiliki untuk mendorong perubahan positif di masyarakat,” tambahnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan organisasi TP-PKK/Posyandu dalam mendorong pembangunan daerah.
Ia meminta dukungan penuh dari para Bupati/Walikota se-Sultra untuk memperkuat program kerja TP-PKK dan Posyandu di wilayah masing-masing.
“Saya berharap kita semua bisa terus bersinergi dalam membangun daerah demi mewujudkan Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius,” ungkapnya.
Gubernur mengucapkan selamat bertugas kepada para Ketua TP-PKK dan Pembina Posyandu yang baru dilantik. Ia berharap mereka dapat sukses dalam mengemban tugas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya atas nama pemerintah provinsi mengucapkan selamat bertugas dan berkarya kepada Ketua Tim Penggerak PKK dan Pembina Posyandu Kabupaten/Kota masa bakti 2025-2030. Semoga sukses mengemban tugas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (As)





