
Muna Barat, Datasultra.com — Sinergi positif antara Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KKN MD-MBKM) Universitas Halu Oleo (UHO), Pemerintah Desa Barangka, dan Lembaga Saka Bhayangkara Ranting Tikep tercermin dalam kegiatan bakti sosial yang digelar di kawasan wisata Permandian Matakidi, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Minggu pagi 4 Mei 2025.
Aksi ini berupa pembersihan lingkungan yang digagas oleh 15 mahasiswa KKN dari Jurusan Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya UHO, sebagai implementasi program kerja lapangan mereka.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Barangka dan turut melibatkan 45 anggota Saka Bhayangkara.
Koordinator Desa KKN MD-MBKM, Agustiana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dukungan mahasiswa terhadap program desa dan sektor pariwisata unggulan Bupati Muna Barat.
“Ini adalah bentuk nyata kontribusi kami dalam mendukung program desa serta program unggulan Bupati Muna Barat di sektor pariwisata, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Bendahara Saka Bhayangkara Ranting Tikep, Evi Hasian Ningolan, yang menilai kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi yang harus terus dijaga.
“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Kolaborasi bersama mahasiswa KKN dalam membersihkan kawasan wisata Matakidi menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga kebersihan lingkungan. Siapapun yang ingin bekerja sama untuk menjaga alam dan lingkungan, kami dari Saka Bhayangkara siap berkolaborasi,” ungkapnya Evi.
Sekretaris Desa Barangka, Rukman Mulia, yang hadir mewakili Kepala Desa Jumran, turut memberikan apresiasi atas kegiatan ini.
“Atas nama Pemerintah Desa Barangka, kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN dan Saka Bhayangkara. Kegiatan ini menjadi catatan penting bagi kami untuk terus melanjutkan program kebersihan lingkungan ke depan,” kata Rukman.
Ia pun berharap kolaborasi semacam ini tidak hanya berhenti pada momen tertentu.
“Kami dari pemerintah desa selalu membuka ruang kerja sama untuk kegiatan positif seperti ini,” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, para pihak berharap bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan, khususnya di kawasan wisata.
Sebab, pariwisata tak hanya membawa manfaat ekonomi, tetapi juga mencerminkan identitas dan kebanggaan daerah. (Len)





