
Kendari, Datasultra.com – Digitalisasi sistem pembayaran di Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan tren positif.
Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sultra mencatat volume transaksi menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) mencapai 6.870.400 transaksi dalam kurun waktu Januari hingga April 2025.
Deputi Kepala Perwakilan BI Sultra, Rahadian Triaji, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ini sejalan dengan peningkatan jumlah pengguna dan merchant QRIS di wilayah tersebut.
Berdasarkan data per April 2025, jumlah pengguna QRIS tercatat sebanyak 280.446, sementara jumlah merchant yang telah tergabung mencapai 203.718.
“Adapun volume transaksi dari Januari hingga April 2025 ialah 6.870.400. Jumlah tersebut terus mengalami peningkatan,” jelas Rahadian saat ditemui di sela-sela kegiatan World Book Day yang digelar di Kantor Perwakilan BI Sultra, belum lama ini.
Rahadian menambahkan, pencapaian ini merupakan hasil dari konsistensi BI dalam menyosialisasikan penggunaan QRIS kepada masyarakat.
Berbagai inisiatif seperti QRIS Jelajah Indonesia, Safari QRIS, dan beragam edukasi publik terus digalakkan demi memperluas literasi dan adopsi QRIS.
“Kami akan terus memperluas cakupan QRIS di Sultra, khususnya di Kendari sebagai ibu kota, demi mendorong kemajuan sistem pembayaran digital,” tutupnya. (N1)





