Tak Lagi Jadi Masalah, Gubernur Sultra Siap Budidaya Sampah Organik

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka saat paparkan program budidaya sampah organik. Foto: N1/datasultra.com
Listen to this article

Kendari, Datasultra.com – Sampah kini bukan lagi menjadi persoalan di Sulawesi Tenggara. Pemerintah Provinsi di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka (ASR) mengambil langkah inovatif dengan memulai budidaya sampah organik, menyusul diterimanya satu unit mesin pengolahan sampah yang akan ditempatkan di Kota Kendari.

“Baru-baru ini saya ke Jakarta dan kita mendapat satu unit mesin pengolahan sampah,” ujar ASR dalam Ekspose 100 Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Selasa 10 Juni 2025.

Gubernur ASR menjelaskan, pengolahan sampah organik akan menjadi salah satu program unggulan Pemprov Sultra untuk mengatasi permasalahan sampah sekaligus menghasilkan manfaat ekonomi dan lingkungan.

Untuk memastikan ketersediaan bahan baku sampah organik, ia mengajak kabupaten terdekat seperti Konawe dan Konawe Selatan (Konsel) untuk ikut berkontribusi menyuplai sampah ke pusat pengolahan.

“Kalau bahan bakunya kurang, mesin ini juga tidak bisa bekerja optimal. Karena itu kita minta Konawe dan Konsel menyumbangkan sampahnya agar bisa diolah,” jelas ASR.

Ia menegaskan, paradigma soal sampah kini berubah. Kalau dulu sampah jadi masalah, sekarang tidak ada lagi sampah yang jadi masalah.

Dalam kesempatan yang sama, ASR juga memaparkan sejumlah program strategis lainnya, di antaranya revitalisasi lahan kritis, pembukaan pasar tani yang mempertemukan petani langsung dengan konsumen, hingga dukungan terhadap penelitian dan penyediaan pupuk organik.

Tak hanya itu, ASR juga menyoroti pengembangan sektor kelautan melalui pelelangan ikan di Kota Kendari yang ditargetkan menjadi pasar tradisional dengan sentuhan modern.

“Insyaallah pelelangan ikan itu nantinya bisa menjadi pasar tradisional yang modern. Kita akan wujudkan,” tutupnya. (N1)

Facebook Comments Box