100 Hari Kerja Wali Kota Baubau: 83 Persen Agenda Tuntas, Fondasi Kuat Menuju Kota Maju

100 Hari Kerja Wali Kota Baubau: 83 Persen Agenda Tuntas, Fondasi Kuat Menuju Kota Maju
Listen to this article

Baubau, Datasultra.com – Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim, SH, secara resmi menutup rangkaian program 100 Hari Kerja Pemerintah Kota Baubau dalam sebuah acara, Selasa 24 Juni 2025.

Dalam pemaparannya, Yusran mengungkapkan bahwa dari 16 agenda dan 72 kegiatan yang dijalankan, sebanyak 83 persen berhasil diselesaikan dengan baik.

“Capaian ini bukan hanya angka. Ini adalah bukti bahwa dengan kerja bersama, kita mampu bergerak cepat dan tepat. Ini kerja kita semua, bukan semata-mata kerja wali kota,” ujar Yusran dalam sambutannya.

Program 100 Hari Kerja yang diusung oleh pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau menitikberatkan pada sejumlah agenda prioritas.

Antara lain revitalisasi ruang publik seperti Kotamara, Pantai Kamali, dan Stadion Betoambari. Pembenahan infrastruktur jalan, termasuk penanganan genangan di Jalan Gajah Mada dan pembangunan rabat beton di Pulau Makassar.

Peningkatan penerangan jalan, program beasiswa dan pelatihan masyarakat untuk peningkatan kualitas pendidikan, penegakan Perda dan pengendalian pemanfaatan ruang.

Gerakan Baubau Hijau Berkelanjutan, penataan aset daerah dan reformasi birokrasi, operasi pasar murah dan perlindungan tenaga kerja rentan, dan program layanan kesehatan gratis Mari Cek Kesehatan (Makesa) yang mendapat apresiasi dari Sekretariat Kepresidenan.

Selain program terencana, Pemkot Baubau juga berhasil merespons beberapa agenda mendesak secara cepat.

Seperti kehadiran maskapai Super Air Jet rute Baubau–Makassar yang disebut menghemat pengeluaran masyarakat hingga Rp6,3 miliar per bulan.

Penyelenggaraan Musrenbang Provinsi Sultra di Baubau, fasilitasi kegiatan ceramah akbar bersama Ustaz Abdul Somad, penjajakan kerja sama dengan Korea Selatan di bidang pendidikan dan kota cerdas, dan pelantikan pengurus PKK, Dekranasda, KONI, dan Karang Taruna.

Menurut Yusran, seluruh capaian tersebut bukanlah titik akhir, melainkan awal dari pembangunan jangka panjang. Beberapa program strategis telah disiapkan untuk direalisasikan mulai tahun 2025.

Antara lain penyediaan pakaian sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP, penataan lanjutan kawasan Pasar Wameo, Pantai Kamali, Kotamara, dan Simpang Lima.

Pengembangan wilayah Lakologou sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru dan lokasi HUT Kota Baubau 2025, dan pengaktifan kembali rute penerbangan Baubau–Kendari serta kapal laut Baubau–Balikpapan.

“Insyaallah, kita akan terus bergerak. Karena membangun kota bukan sekadar kerja seratus hari, tapi kerja berkesinambungan. Mari kita jaga semangat kebersamaan ini demi Baubau yang lebih baik,” tutup Yusran. (Sir)

Facebook Comments Box