
Kendari, Datasultra.com — Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR) menegaskan pentingnya menciptakan iklim investasi yang menarik dan berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal itu disampaikannya saat membuka Sultra Investment Summit 2025 yang digelar di salah satu hotel di Kendari, Selasa 24 Juni 2025.
Dalam sambutannya, ASR meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sultra agar tidak hanya menuntut komitmen para investor, tetapi juga aktif menciptakan ekosistem yang kondusif dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha.
“Saya harap kepada para OPD untuk benar-benar paham bahwa iklim investasi adalah tanggung jawab bersama. Jangan hanya menuntut kewajiban investor, sementara kita tidak menghadirkan suasana yang mendukung bagi mereka,” ujarnya.
ASR juga menekankan pentingnya memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat investasi.
Ia menilai, masuknya investasi akan menggerakkan roda ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung.
Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sultra, realisasi investasi pada triwulan I tahun 2025 tercatat sebesar Rp4,46 triliun, atau 34 persen dari target tahunan sebesar Rp13,28 triliun.
ASR optimistis capaian tersebut dapat terus meningkat, mengingat Sultra memiliki kekayaan sumber daya alam dan potensi investasi di berbagai sektor strategis seperti pertambangan, pertanian dalam arti luas, kelautan dan perikanan, pariwisata, hingga jasa.
“Dengan potensi besar dan proyek strategis nasional yang ada di Sultra, kita ingin para pelaku usaha benar-benar hadir untuk membangun daerah, bukan hanya mengambil keuntungan,” tegasnya.
ASR juga mengingatkan seluruh investor, baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), agar tidak lalai dalam melaporkan kegiatan usahanya.
Pelaporan kegiatan penanaman modal triwulan II atau semester I tahun 2025, kata dia, wajib disampaikan melalui aplikasi LKPM Online pada 10–17 Juli 2025.
Menutup pernyataannya, ASR berharap agar kehadiran investor di Sultra benar-benar berdampak positif bagi rakyat.
“Kita ingin investasi yang masuk mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan kualitas hidup masyarakat Sultra secara merata,” pungkasnya. (N1)





