Peringati HUT RI ke-80, Pemkot Baubau Pusatkan Upacara di Lembah Hijau dan Hiburan Rakyat di Pantai Kamali

Rapat pemantapan pelaksanaan HUT RI ke-80 di ruang rapat lantai dua Kantor Wali Kota Baubau, Kamis 7 Agustus 2025.
Listen to this article

Baubau, Datasultra.com – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kota Baubau telah memfinalisasi berbagai agenda peringatan kemerdekaan.

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi yang akan digelar di Lapangan Lembah Hijau, Kelurahan Tomba, Kecamatan Wolio, pada 17 Agustus 2025 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Setda Kota Baubau, La Ode Aswad, S.Sos., M.Si., usai rapat pemantapan pelaksanaan HUT RI ke-80 di ruang rapat lantai dua Kantor Wali Kota Baubau, Kamis 7 Agustus 2025.

“La­­pang Lembah Hijau sudah ditetapkan sebagai lokasi resmi untuk pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi, termasuk pengibaran dan penurunan bendera,” ujarnya.

Tak hanya itu, La Ode Aswad juga mengungkapkan perubahan lokasi acara malam ramah tamah yang biasa digelar di Rumah Jabatan Wali Kota, kini akan dilangsungkan di ruang terbuka Pantai Kamali agar dapat diakses langsung oleh masyarakat luas.

Sementara itu, Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Baubau dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI yang sedianya dijadwalkan pada 16 Agustus, dimajukan ke Jumat 15 Agustus 2025 pukul 09.00 WITA.

Agenda ini akan berlangsung di Gedung DPRD Kota Baubau, Bukit Parlemen, menyesuaikan dengan arahan resmi dari Sekretariat DPR RI.

“Semua seksi pelaksana sudah menyepakati peran dan tanggung jawab masing-masing sesuai SK Wali Kota. Evaluasi dari pelaksanaan tahun lalu sudah kami perbaiki. Kita semua berharap tahun ini upacara bisa berjalan dengan lancar, khidmat, dan sesuai harapan,” tambah La Ode Aswad.

Terkait isu yang tengah ramai di media sosial mengenai latihan baris-berbaris para pemuda dan pelajar, Pemerintah Kota Baubau juga telah mengambil langkah antisipatif.

Camat dan lurah diminta berkoordinasi dengan aparat keamanan, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas, untuk melakukan patroli malam dan memantau proses latihan.

Langkah ini bertujuan mencegah gesekan antar kelompok serta memastikan yel-yel yang digunakan tidak mengandung unsur SARA, pelanggaran norma, adat lokal, atau kesusilaan.

“Sejak awal, kami ingin memastikan bahwa semangat kemerdekaan diekspresikan dengan cara yang positif dan sesuai nilai-nilai budaya kita,” tegasnya.

Pemerintah Kota Baubau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT RI ke-80 demi menjaga semangat nasionalisme dan kebersamaan di Tanah Buton ini. (Sir)

Facebook Comments Box