
Kendari, Datasultra.com – Operasi pencarian terhadap seorang pemancing yang jatuh dari kapal di sekitar perairan Pulau Samarengga Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, akhirnya dihentikan. Tujuh hari pencarian korban belum juga ditemukan.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Staf Ops KPP Kendari, Tim Rescue Pos SAR Konut, Pos AL Konut, Bhabinkamtibmas Menui, KPP Palu, SROP Kendari, Aparat Desa Samarengga, nelayan setempat dan keluarga korban sudah memaksimalkan upaya pencarian namun belum membuahkan hasil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Amiruddin mengatakan, operasi SAR telah memasuki hari ke tujuh dan tanda-tanda keberadaan korban tidak diketemukan.
“Operasi SAR terhadap 1 (satu) orang yang terjatuh dari kapal saat memancing disekitar perairan Pulau Samarengga dinyatakan ditutup,” ucap Amiruddin dalam keterangan resmi yang diterima media ini, Senin, 25 Agustus 2025.
Namun, kata dia, operasi SAR dapat dibuka kembali apabila diketemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Diberitakan sebelumnya, korban bersama rekannya pergi memancing di sekitar Perairan Samarengga, Senin, 18 Agustus 2025 sekira pukul 18.15 Wita. Saat memancing ikan korban terjatuh dari kapal.
Rekannya menyadari bahwa korban terjatuh ke laut sehingga kapal yang ditumpangi kembali memutar dan melakukan pencarian namun tidak membuahkan hasil.
Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi dua tim untuk memperluas area pencarian. Tim pertama menyisir seluas 35 NM². Sementara tim dua melakukan penyisiran di pulau-pulau sekitar Samarengga ke arah tanjung batu manu sejauh 40 NM. (Ld)





