Tim SAR Belum Temukan Korban Hilang di Kebun di Kecamatan Wiwirano

Tim SAR gabungan belum menemukan keberadaan korban yang dilaporkan hilang di kebun Desa Pondoa Kecamatan Wiwirano, Konawe Utara.
Listen to this article

Kendari, Datasultra.com – Operasi pencarian terhadap Yohanes Pemandi yang dilaporkan hilang di kebun Desa Pondoa Kecamatan Wiwirano, Konawe Utara, dihentikan. Hingga memasuki hati ketujuh keberadaan korban belum diketahui.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, arat kecamatan, aparat desa, masyarakat setempat dan kelurga korban sudah berusaha mencarinya namun masih nihil.

Saat itu, area pencarian diperluas dengan menyisir jalan alam atau kebun sejauh 2,5 km dengan luas area pencarian 2,5 km². Dan menyisir jalan alam kebun sejauh 2,5 km dengan luas area pencarian 2,5 km².

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Amiruddin mengatakan, memasuki hari ke- 7 dan tanda-tanda keberadaan korban tidak diketemukan serta hasil koordinasi dengan unsur yang terlibat termasuk keluarga korban, pencarian dinyatakan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,

“Operasi SAR dapat dibuka kembali apabila diketemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ucap Amiruddin dalam keterangan resmi yang diterima media ini, Kamis, 9 Oktober 2025.

Amiruddin bilang, korban merupakan warga Desa Uedago, Kecamatan Bungku Barat Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sultra).

Korban dilaporkan hilang pada 29 September 2025. Awalnya, sekira pukul 10.00 Wita, korban bersama saudara perempuannya pergi ke kebun yang terletak di Desa Pondoa Kecamatan Wiwirano.

Saat masih di kebun, korban pamit pulang duluan. Tak lama kemudian, saudara korban menyusul pulang. Namun, korban belum juga kembali ke rumah. Karena prihatin, pihak keluarga dan warga setempat berusaha mencarinya dengan hasil nihil. (Ld)

Facebook Comments Box